Korban Birma naik menjadi 78,000 | |  Presiden Hu ke lokasi gempa | |  Pilpres babak kedua Zimbabwe | |  Ledakan pipa 'tewaskan 100' | |  Korban gempa Cina 'bisa 50.000' | |  Palestina peringati 'bencana' | |  Bantuan Birma 'harus dipantau' | |  John Edwards dukung Obama | |  Skema BLT mendapat kritikan | |  Perkiraan korban bencana Birma | |  Korban gempa Cina bertambah | |  Patung tertua Caesar ditemukan | |  Ronaldo mungkin ke Spanyol | |  Skema BLT mendapat kritikan | |  KPU teliti puluhan parpol | |  Kenaikan harga BBM diprotes | |  Palestina peringati 'bencana' | |  Hillary Clinton maju terus | |  Hamas tolak lepas serdadu Israel | |  Ramos Horta ingin PBB bertahan | |  Inflasi di Cina naik lagi | |  AS sambut langkah nuklir Korut | |  'Makhluk angkasa mungkin ada' | |  Pernikahan tertutup Jenna Bush | |  Lessing: hadiah Nobel 'bencana' | |  Paradoks Belantara Amazon | |  Orang Baghdad di Amerika | |  Mahathir tetap desak penerusnya mundur | |  Pro kontra kenaikan harga BBM | |  Melangkah ke Gedung Putih | 
 ||   HALAMAN UTAMA   ||   MENU UTAMA   ||   BERITA NASIONAL   ||   BERITA MANCANEGARA   ||  
17 May 2008
Anda Pengunjung ke
Search Data Base
Judul Berita
Warga Bitung Mulai Susah Dapatkan Minyak Tanah
Warga Kota Bitung mengeluh kesulitan Minyak Tanah. Selain itu, mereka juga dipersulit syarat lain yang cukup memberatkan
DPR Bitung Sahkan 9 Perda Perhubungan
DPR Kota Bitung tetapkan 9 Perda Perhubungan. 4 Fraksi besar menyatakan Ranperda tersebut patut menjadi Perda
Hardiknas 2008, Harapan Baru Bagi Insan Pendidikan Bitung
Pendidik mendesak tingkatan kesejahteraan, sementara para siswa-mahasiswa Kota Bitung harus dirangsang
Pergantian Panambunan Dinilai Sudah Tepat
Tokoh kawanua berharap, warga Minut tetap bersatu. Selain itu, pergantian Panambunan dianggap sudah final dan sesuai aturan
 
 
Renungan Hari Ini...
 
Yesus, teladan kita, bergantung pada doa

16/12/07 

Ayat inti: Ibrani 5:7

"Dalam hidupNya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehannya Ia telah didengarkan."

Hari sudah menjelang malam ketika Yesus memanggil ke samping-Nya tida dari antara murid-muridnya; Petrus, Yakobus dan Yohanes, dan menuntun mereka melalui ladang-ladang dan mendaki jalan yang jauh ke suatu lereng gunung yang sepi . . . .

Cahaya matahari yang sedang terbenam masih menyinari puncak gunung itu, dan menyepuh jalan yang sdang mereka tempuh dengan keindahannya yang lambat laun memudar. Tetapi tidak lama kemudian terang itupun lenyap dari bukit dan lembah, matahari lenyap di ufuk barat, dan pejalan-pejalan yang kesepian itu diselubungi kegelapan malam . . .

Dengan segera Kristus mengatakan kepada mereka bahwa kini mereka tidak usah pergi lebih jauh lagi. Setelah melangkah agak jauh dari mereka, Manusia 'Duka' itu mencurahkan permohonan-Nya dengan tengisan yang keras disertai airmata. Ia berdoa memohon kekuatan menahan ujian demi kepentingan umat manusia. Ia sendiri harus mendapat pegangan yang segar pada Yang Maha Kuasa, karena hanya dengan demikian Ia dapat merenungkan masa depan. Dan ia mencurahkan kerinduan hati-Nya bagi murid-muridNya, supaya pada saat kuasa kegelapan, iman mereka tidak gagal . . .

Mula-mula murid-murid menyatukan doa mereka dengan doa-Nya dalam permohonan yang tekun, tetapi sesaat kemudian mereka dikalahkan oleh kelemahan dan meskipun mereka berusaha mempertahankan minat mereka pada peristiwa itu, namun mereka tertidur. Yesus telah menceritakan kepada mereka tentang penderitaan; Ia telah membawa mereka serta-Nya supaya mereka dapat bersatu dengan Dia dalam doa, pada saat itu Ia sedang mendoakan mereka. Juruselamat telah melihat kemurungan murid-murid-Nya, dan rindu meringankan kesedihan mereka dengan suatu jaminan bahwa iman mereka tidak sia-sia. . . Sekarang beban doa-Nya ialah agar kepada mereka ditunjukkan kemuliaan yang dimiliki-Nya dengan Bapa sebelum dunia diciptakan, supaya kerajaan dinyatakan kepada mata manusia, dan supaya murid-muridNya dikuatkan untuk memandangnya. Ia memohon agar mereka menyaksikan kenyataan Keilahian-Nya yang akan menghiburkan mereka pada saat kesengsaraan-Nya yang hebat dengan mengetahui bahwa sesungguhnya Ialah Anak Allah, dan bahwa kematian-Nya yang memalukan nanti merupakan sebagian dari rencana penebusan.

Doa-Nya didengar. Sementara Ia duduk dengan kerendahan hati di atas tanah yang berbatu, tiba-tiba langitpun terbuka, gerbang-gerbang keemasan kota Allah terbuka lebar, dan sinar yang suci turun ke atas gunung itu, menyelubungi tubuh Juruselamat. Keilahian dari dalam bercahaya melalui kemanusiaan, dan bertemu dengan kemuliaan yang datang dari atas. Setelah bangkit dari sujud, Kristus berdiri dalam kebesaran seperti Allah.l Kesengsaraan jiwapun lenyap. WajahNya kini bersinar "seperti matahari" dan jubah-Nya menjadi "putih bersinar seperti terang."

EGW
 
1.Yesus, teladan kita, bergantung pada doa 
2.Semua yang bertobat akan diampuni 
3.Berdoa secara terus menerus 
4.Penyucian sejati meliputi penurutan 
5.Suatu pekabaran untuk zaman kita 
6.Saatnya mempelajari buku Wahyu 
7.Di luar Allah tidak ada hikmat yang benar 
8.Waktu untuk berdoa dan memuji Tuhan 
9.Yang terpenting-Buah Pertobatan 
10.Pedang kebenaran pada pekerjaan 
11.Carilah perkara yang di Atas 
12.Kasih dan hukum kini bersama-sama 
13.Adakah engkau kedapatan ringan? 
14.Ciri khas milik Kristus 
15.Kemajuan jangan berhenti 
16.Orang Kristen dewasa 
17.Menaiki tangga kerajaan Allah 
18.Jangan mendahului Kristus 
19.Tanpa bantuan Ilahi, usaha akan sia-sia 
20.Memandang kepada Yesus 
21.Bermitra dengan Allah 
22.Waspada terhadap siasat Musuh 
23.Selalu Memandang kepada Yesus 
24.Ketergantungan Mutlak 
25.Setia pada Allah, sulut marah orang jahat 
26.Harapan ditunda, namun tak pupus 
27.Jangan mengejar pengetahuan yang bodoh 
28.Setelah jatuh, manusia dapat bersatu dengan Allah 
29.Para malaikat heran akan rencana Allah  
30.Hanya Kristus dapat adakan pendamaian bagi dosa 
31.Permusuhan antara Kristus dan Setan 
32.Allah memberi peringatan kepada setan 
33.Dosa memaksakan perubahan dalam rencana Allah 
34.Akibat menentang rencana Allah 
35.Ketika kita menghadapi kesukaran dan ujian 
36.Kita perlu selalu bersandar kepada Allah 
37.Metode pelatihan Allah berbeda dengan manusia 
38.Hanya iman sejati yang tahan uji 
39.Diperlukan lebih dari percaya 
40.Orang-orang yang mempertahankan hukum Allah 
41.Teladan Henokh menantang kita saat ini 
42.Dosa yang dianggap sepele 
43.Pengaruh pilihan 
44.Pilihan kita menentukan nasib kita 
45.Ciptaan Baru 
46.Penjala ikan menjadi penjala manusia 
47.Selumbar di mata 
48.Haraplah pada Tuhan 
49.Asuransi Keabadian 
50.Jangan takut, Aku besertamu! 




Webmail Login
Username:
Password:


Ganti Password



Best View With
1024 x 768 Resolutions
Internet Explorer
Mozilla Firefox
Macromedia Flash
Java Runtime