Korban Birma naik menjadi 78,000 | |  Presiden Hu ke lokasi gempa | |  Pilpres babak kedua Zimbabwe | |  Ledakan pipa 'tewaskan 100' | |  Korban gempa Cina 'bisa 50.000' | |  Palestina peringati 'bencana' | |  Bantuan Birma 'harus dipantau' | |  John Edwards dukung Obama | |  Skema BLT mendapat kritikan | |  Perkiraan korban bencana Birma | |  Korban gempa Cina bertambah | |  Patung tertua Caesar ditemukan | |  Ronaldo mungkin ke Spanyol | |  Skema BLT mendapat kritikan | |  KPU teliti puluhan parpol | |  Kenaikan harga BBM diprotes | |  Palestina peringati 'bencana' | |  Hillary Clinton maju terus | |  Hamas tolak lepas serdadu Israel | |  Ramos Horta ingin PBB bertahan | |  Inflasi di Cina naik lagi | |  AS sambut langkah nuklir Korut | |  'Makhluk angkasa mungkin ada' | |  Pernikahan tertutup Jenna Bush | |  Lessing: hadiah Nobel 'bencana' | |  Paradoks Belantara Amazon | |  Orang Baghdad di Amerika | |  Mahathir tetap desak penerusnya mundur | |  Pro kontra kenaikan harga BBM | |  Melangkah ke Gedung Putih | 
 ||   HALAMAN UTAMA   ||   MENU UTAMA   ||   BERITA NASIONAL   ||   BERITA MANCANEGARA   ||  
17 May 2008
Anda Pengunjung ke
Search Data Base
Judul Berita
Warga Bitung Mulai Susah Dapatkan Minyak Tanah
Warga Kota Bitung mengeluh kesulitan Minyak Tanah. Selain itu, mereka juga dipersulit syarat lain yang cukup memberatkan
DPR Bitung Sahkan 9 Perda Perhubungan
DPR Kota Bitung tetapkan 9 Perda Perhubungan. 4 Fraksi besar menyatakan Ranperda tersebut patut menjadi Perda
Hardiknas 2008, Harapan Baru Bagi Insan Pendidikan Bitung
Pendidik mendesak tingkatan kesejahteraan, sementara para siswa-mahasiswa Kota Bitung harus dirangsang
Pergantian Panambunan Dinilai Sudah Tepat
Tokoh kawanua berharap, warga Minut tetap bersatu. Selain itu, pergantian Panambunan dianggap sudah final dan sesuai aturan
 
 
Cerita Hikmat
 
Kehidupan itu seperti Bawang Bombay ...   21/05/2007 
 

Menjelang istirahat suatu kursus pelatihan, sang pengajar mengajak para peserta untuk melakukan suatu permainan. 'Siapakah orang yang paling penting dalam hidup Anda? Pengajar meminta bantuan seorang peserta maju ke depan kelas. " Silakan tulis 20 nama yang paling dekat dengan kehidupan Anda saat ini" Peserta perempuan itu pun menuliskan 20 nama di papan tulis. Ada nama tetangga, teman sekantor, saudara, orang-orang terkasih dan lainnya. Kemudian pengajar itu menyilakan memilih, dengan mencoret satu nama yang dianggap tidak penting. Lalu siswi itu mencoret satu nama, tetangganya. Selanjutnya pengajar itu menyilakan lagi siswinya mencoret satu nama yang tersisa, dan siswi itu pun melakukannya, sekarang ia mencoret nama teman sekantornya. Begitu seterusnya.

Sampai pada akhirnya di papan tulis hanya tersisa 3 nama. Nama orang tuanya, nama suami serta nama anaknya. Di dalam kelas tiba-tiba terasa begitu sunyi. Semua peserta pelatihan mengalihkan pandangan ke pengajar. Menebak-nebak apa yang selanjutnya akan dikatakan oleh pengajar itu. Ataukah, selesai sudah tak ada lagi yang harus di pilih.

Namun dikeheningan kelas sang pengajar berkata : "Coret satu lagi !!" Dengan perlahan dan agak ragu siswi itu mengambil spidol dan mencoret satu nama. Nama orang tuanya. "Silakan coret satu lagi !" … Tampak siswi itu larut dalam permainan ini. Ia gelisah. Ia mengangkat spidolnya tinggi - tinggi dan mencoret nama yang teratas dia tulis sebelumnya. Nama anaknya.

Seketika itupun pecah isak tangis di kelas. Setelah suasana sedikit tenang, pengajar itu lalu bertanya : "Orang terkasih Anda bukan orang tua dan anak Anda? Orang tua yang melahirkan dan membesarkan Anda. Anda yang melahirkan anak. Sedang suami bisa dicari lagi...

Mengapa Anda memilih sosok suami sebagai orang yang paling penting dan sulit dipisahkan?" Semua mata tertuju pada siswi yang masih berada di depan kelas. Menunggu apa yang hendak dikatakannya. " Waktu akan berlalu, orang tua akan pergi meninggalkan saya. Anakpun demikian. Jika ia telah dewasa dan menikah, ia akan meninggalkan saya juga. Yang benar-benar bisa menemani saya dalam hidup ini hanyalah suami saya. "

Kehidupan itu bagaikan bawang bombay … Ketika dikupas selapis demi selapis, akan habis … Dan, adakalanya kita dibuat menangis.

Kiriman dari : George Walewangko untuk Forum Kawanua
 
   
1.Kehidupan itu seperti Bawang Bombay ... 21/05/2007
2.Semut & Lalat 14/05/2007
3.Warisan 07/05/2007
4.Keledai yang Pantang Menyerah 30/04/2007
5.STANFORD UNIVERSITY 23/04/2007
6.Anda Pasti Bisa Bila... 16/04/2007
7.Cinta Superwoman kepada Superman 09/04/2007
8.Saat Anda Jatuh 02/04/2007
9.Seorang Anak dan Anjing Kecil 26/03/2007
10.Kupu-Kupu 19/03/2007
11.Mawar 12/03/2007
12.Jagung Yang Baik 05/03/2007
13.Meskipun 26/02/2007
14.Belajar Dari Keledai 19/02/2007
15.Menakar Air Susu 12/02/2007
16.Perjalanan Ke Dalam Hati 05/02/2007
17.Bunga Cantik dalam Pot Yang Retak 29/02/2007
18.Cara Pandang Kita 22/01/2007
19.Memegang Kebenaran 15/01/2007
20.Mengapa Harus Aku ? 08/01/2007
21.Hikmat dan Pengertian 01/01/2007
22.Surat Seorang Prajurit 26/12/2006
23.Ikatkan Sehelai Pita Kuning Bagiku 19/12/2006
24.Tangan Hampa 12/12/2006
25.Selalu Berbahagia 05/12/2006
26.Kisah Sukses, Rejeki dan Kasih 28/10/2006
27.Kaisar dan benih tanaman 21/10/2006
28.Cermin Anak 14/10/2006
29.Ilmuwan Atheis Pun Berobah 07/11/2006
30.Semut Dan Belalang 31/10/2006
31.Tiga Pendekar 24/10/2006
32.Tiga Hari Saja 17/10/2006
33.Kisah Penjual Tempe 10/10/2006
34.Mandikan Aku Bunda 03/10/2006
35.Mangkok Tanpa Alas 26/09/2006
36.Mulailah Dari diri Sendiri 19/09/2006
37.Memberi Apa Yg Bisa Diberi 12/09/2006
38.Setetes Air Jeruk 05/09/2006
39.Sekolah Kegagalan 23/08/2006
40."Kamu yang jadi Jesus !" 20/08/2006
 




Webmail Login
Username:
Password:


Ganti Password



Best View With
1024 x 768 Resolutions
Internet Explorer
Mozilla Firefox
Macromedia Flash
Java Runtime