Kamis, 8 Mei 2014 – 13:22 WITA Telah dibaca 901 kali

Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Walikota Tomohon Akhir Tahun Anggaran 2013

SUARAMANADO, Tomohon - Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak dalam penyampaian laporannya pertama-tama memaparkan kondisi umum atau gambaran umum Kota Tomohon sampai akhir tahun 2013.

Untuk kondisi kependudukan, berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Tomohon jumlah penduduk Kota Tomohon tahun 2013 mencapai 99.875 jiwa, untuk ketenaga kerjaan tingkat partisipasi angkatan kerja sebesar 63,18% lebih didominasi oleh laki-laki sebesar 78,42% sedangkan perempuan hanya 48,03%.

Sedangkan lapangan usaha di Kota Tomohon lebih didominasi oleh usaha perdagangan, transportasi, keuangan dan jasa-jasa.

Hal yang perlu dicermati pula bahwa persentase penduduk miskin di Kota Tomohon terjadi penurunan, dimana pada tahun 2011 persentase penduduk miskin di Kota Tomohon berada pada angka 6,56% dan pada tahun 2012 turun menjadi 5,82%. Ini mengindikasikan bahwa pemerintah tetap berkomitmen untuk menekan pertambahan penduduk miskin dengan berbagai upaya pemberdayaan masyarakat yang terus dilaksanakan. dari segi pertumbuhan ekonomi Kota Tomohon juga mengalami peningkatan, dimana pada tahun 2011 sebesar 6,29% dan pada tahun 2012 mencapai 6,92%.

Walaupun pertumbuhannya tidak signifikan namun capaian tersebut masih lebih baik dari pertumbuhan nasional yang hanya mencapai 5% dan sedikit lebih rendah dari provinsi Sulawesi Utara yang menyentuh angka 7%.

Ini merupakan indikasi positif bagi perkembangan usaha dan percepatan peningkatan ekonomi secara makro sehingga akan memberikan multiplier efek bagi masyarakat di Kota Tomohon yang kita cintai bersama. Pemerintah Kota Tomohon telah mengambil berbagai kebijakan dalam pengelolaan keuangan daerah, melaksanakan urusan wajib dan pilihan serta melaksanakan berbagai urusan pemerintahan umum lainnya.

Dengan perincian menyangkut pengelolaan keuangan daerah, pendapatan asli daerah (PAD) ditargetkan sebesar Rp. 12.700.975.000,- dengan realisasi sebesar Rp. 13.763.827.094,- atau sebesar 108,37%. Sedangkan dana perimbangan ditergetkan sebesar Rp. 446.821.630.002,- atau sebesar 100,23%. dengan demikian total target pendapatan sebesar Rp. 458.477.532.416,- dengan realisasi sebesar Rp. 460.585.457.096,- atau sebesar 100,46%. Menyangkut belanja tidak langsung Rp. 246.374.648.497,- dengan realisasi sebesar Rp.233.169.369.911,- atau sebesar 94,64%. Sedangka untuk belanja langsung ditargetkan sebesar Rp.240.807.443.292,- dengan realisasi sebesar Rp. 218.233.368.640,- atau sebesar 90,63%.

Untuk urusan wajib dan pilihan, Pemerintah Kota Tomohon tetap melaksanakan 26 urusan wajib dan 7 urusan pilihan. Berbagai capaian pelaksanaan urusan wajib dan pilihan tersebut secara terperinci telah dijelaskan dalam buku LKPJ yang telah diberikan kepada semua anggota dewan Kota Tomohon.

Walikota juga menyampaikan beberapa prestasi dan penghargaan dari pemerintah pusat berkaitan dengan kinerja yang dicapai oleh Pemerintah Kota Tomhon selama kurun waktu tahu 2013 diantaranya Penghargaan Adipura, Satya lencana Pembangunan Koperasi, Kota Sehat Swasti Saba Padapa, Wahana Tata Nugraha dan Opini WDP dari BPK-RI serta Tomohon menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang mendapat kehormatan oleh PT. Pos Indonesia dengan memasukkan Objek Wisata alam Danau Linow sebagai salah satu seri perangko PT. Pos Indonesia.

Sidang Paripurna yang dilaksanakan di ruang sidang kantor DPRD Kota Tomohon ini dihadiri oleh seluruh jajaran pemerintah Kota Tomohon.