Rabu, 14 Oktober 2015 – 20:30 WITA Telah dibaca 845 kali

Konflik Dualisme UNSRIT Masuk Babak Baru

SUARAMANADO. Tomohon. Konflik intermal Universitas Sariputra Tomohon

Pembatalan akta 11 YDBT Oleh Kemenkumham
(UNSRIT) kini masuk babak baru pasca dikeluarkannya Surat pembatalan Akta No.11 Tanggal 28 Novmber 2013 yang dibuat oleh notaris Benny Sutanto,SH.

Sesuai surat No. AHU2.AH.uI.0462 Tanggal 22 Maret 2015 yang ditandatangani oleh Kadari Agus Raharjo selaku Direktur Perdara menegaskan 3 hal pokok yaitu: Pembentukan Akta 11 telah mengabaikan AD Yayasan khususnya Pasal 10,ayat 2,3 dan ayat 7. sesuai akta No. 32/9_2013.

Kedua, Yayasan DBIT bukanlah yayasan yang bergerak dibidang keagamaan sehingga putusan Dirjen Binmas Budha No. DJ.VI/Dt VI.I/BA.01.1/1595/2013 dinyatakan tidak berlaku pada Yayasan DBIT

. dengan demikian pembuatan Akta No.11 Tanggal 28/11/2013 dinyatakan cacat su stansi dan cacat prosedur sehingga perlu ditinjau kembali. Untuk diketahui saat ini proses perkuliahan di UNSRIT tetap berjalan lancar dibawah arahan ketua Yayasan Kie Nio Runtuwene sesuai Akta 32 anpa ada gangguan berar (jansen)