Rabu, 3 Agustus 2016 – 15:18 WITA Telah dibaca 880 kali

Tomohon Internasional Flower Festival Jangan Jadi Ayam Hutan

Walikota Tomohon Jimmy Eman, Diskusi Publik TIFF 2016
SUARAMANADO,Mabado. Dialog publik terkait pelaksanaan Tomohon Internasional Flower Festival (TIFF) 2016 yang dipimpin langsung Walikota Jemmy F. Eman,SE.Ak. mengemuka rencana diswastanisasi atas pelaksanaan event tahunan pariwisata Kota Tomohon TIFF.

Wacana penyelenggaraan TIFF oleh pihak swata yang dilontarkan langsung oleh Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, dengan mencontoh di Kota Solo Festival Batiknya dan Flowes Festival di Amerika yang pelaksanaanya oleh swata.

Diakui Eman, awal TIFF dilaksanakan Pemerintah Kota Tomohon saat itu menghabiskan dana hingga Rp. 12 Miliar, hal berbeda sangat jauh dengan TIFF 2016 yang hanya menganggarkan tidak sampai Rp. 1 Miliar atau sekira Rp. 800 Juta saja dari Kas Pemkot Tomohon ditambah bantuan Pemprov SULUT dan dari Kementrian Pariwisata RI dalam bentuk kegiatan selama TIFF berlangsung mulai 8 s/d 12 Agustus 2016.

Tambah Eman, dengan rencana diberikan ke pihak Swasta maka kedepan diharapkan ada pemasukan bagi Kas Pemkot dalam bentuk PAD sehingga ivent tahunan ini semakin memberi manfaat bagi pemerintah dan utamanya kesejahteraan warga petani bunga di Tomohon dan sekitarnya.

Sebagai wakil rakyat di DPRD Komisi III Kota Tomohon Ernest Kere berpendapat bahwa sesuai Visi-Misi Walikota Jimmy Eman dan Wakil Walikota Sherly Sompotan yang ingin jadikan Tomohon sebagai Kota Wisata adalah sangat tepat sebagai mana yang telah dilaksanakan oleh SKPD.

Namun tambah Ernest, dengan rencana diserahkannya pelaksanaan TIFF ke pihak swasta diharapkan Pemerintah Kota Tomohon tidak melepas tanggung jawab seperti yang disebutnya " Pemkot tidak lepas seperti ayam hutan " sehingga jerih leleh Pemkot dalam membangun image TIFF yang telah mendapat pengakuan dunia Internasional tidak akan sia-sia kedepan.

Diskusi publik ini mengahadirkan semua pihak berkompeten dengan TIFF 2016 baik SKPD terkait seperti Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan,Dispora,Dinas Perindagkop,Distan,Polres Tomohon,Yayasan Kawanua Sedunia dan pihak IO Gorango Enterpize dibawah koordinator Veldy Umbas, dan awak media di daerah ini.(jansen)