Jumat, 15 April 2011 – 19:02 WITA Telah dibaca 2019 kali

Sekkot Tomohon Harus Melalui Tahapan dan Mekanisme

Dugaan praktek Money Politic pada seleksi Calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tomohon, disesali Anggota Komisi I DPRD SULUT, Farid Lauma. Menurut Lauma legislator Partai Amanat Nasional (PAN) ini kepada SUARAMANADO. Via telepon mengatakan, aparat terkait harus menelusuri kebenaran informasi ini.

"Informasi yang saya terima bahwa calon sekot memberikan uang kepada kepala BKD. Kalau ini benar tentu sangat memalukan, dan aparat Kepolisian harus menyelidikinya, karena disaat pemerintah provinsi giat dengan slogan membangun tanpa korupsi, ternyata ada jajarannya yang melakukan tindakan tak terpuji ini", tegas Lauma.

Lebih lanjut Lauma mengusulkan, dalam setiap penjaringan Sekkot, harus melalui tahapan dan mekanisme yang transparan. Diingatkannya bahwa jabatan sekkot adalah jabatan karir tertinggi seorang birokrat di daerah bersangkutan, sehingga sangat tidak pantas jika ada praktik-praktik semacam ini. "Sekkot adalah jabatan karir tertinggi seorang birokrat, sehingga calon sekkot hendaklah dapat memberikan contoh dan teladan", pungkasnya.