Rabu, 23 Mei 2012 – 13:03 WITA Telah dibaca 2800 kali

Miangas Benteng Pancasila

Pulau Miangas merupakan salah satu pulau terluar yang langsung berbatasan dengan negera tetangga Filipina. "Pulau Miangas harus dijaga, diamankan dan dibangun karena Miangas adalah Benteng Pancasila, beranda terdepan NKRI di ujung Utara Nusantara.

Salah satu cara menbangun Miangas adalah dengan membuka akses udara agar arus keluar masuk barang dan jasa dapat berjalan lebih dubanus dan dapat memutar roda perekonomian rakyat. Rakyat Miangas harus melihat bahwa pembangunan Bandara merupakan Lompatan Besar ke depan. dengan hadirnya Bandara, dalam sehari masyarakat Miangas dapat mengakses Ibukota Kabupaten di Melonguane dan melanjutkan ke Manado sebagai ibukota Provinsi kemudian langsung ke Jakarta bahkan ke luar negeri. Ini suatu kemajuan yang sangat besar dan akan merubah wajah Miangas menjadi Beranda terdepan NKRI".

Demikian antara lain dikatakan gubernur Sulawesi Utara dalam pengarahannya yang disampaikan selesai mengikuti Ibadah bersama Jemaat Germita Efrata Miangas hari Minggu 20 Mei 2012. Ibadah jemaat Germita Efrata Miangas agak berbeda dari biasanya karena hari itu orang nomor satu di Provinsi Sulawesi Utara, Gubernur Dr. Sinyo Harry Sarundajang bersama rombongan yang sedang melakukan Kunjungan Kerja ke Pulau-pulau terluar di perbatasan dengan Filipina.

Rombongan yang menyertai Gubernur dan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Utara Ibu Deitje Adelin Sarundajang Laoh Tambuwun bersama sejumlah Pengurus TP PKK Provinsi SULUT antara lain dari unsur ForkopimdaKomandan Lantamal 8 Manado Laksamana Pertama Guguk Handayani, Kapolda SULUT Brigjen Pol. Drs. Dicky Atotoy, Danrem 131 Santiago Kol. Inf. Bert Maliogha, Mayor Mores Bonte mewakili dan Lanudsri, Kepala Pengadilan Tinggi Sulawesi Utara H. Andi Pasinringi, SH, Wakil Ketua DPRD Prov. SULUT Drs. Arthur Kotambunan, Direktur Utama PT. Askes Persero dr. I Gede Subawa, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara Suhaedi, General Manager PT PLN Persero Suluttenggo S Januwarsono, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Manado Lumaksono, SH, MH dan sejumlah Kepala SKPD Lingkup Pemprov SULUT.

Dalam kunjungan ini Gubernur menyerahkan sejumlah bantuan kepada pemerintah dan masyarakat Pulau Miangas antara lain Beras, Makanan siap saji, obat-obatan, peralatan olehraga dan kesenian, paket alat dan peralatan sekolah, perahu katinting. PT PLN Persero juga menyerahkan bantuan Sepeda Motor yang digerakkan dengan tenaga listrik. Sebagaimana diketahui warga pulau Miangas saat ini telah menikmati Listrik 24 jam melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya. PT Askes Persero juga menyerahkan sejumlah bantuan antara lain Kursi dan bantuan dana untuk Gereja, kantor pemerintah serta pos-pos TNI dan POLRI di Miangas.

Pada bagian lain gubernur juga menghimbau kepada masyarakat Pulau Miangas untuk tetap bersemangat dalam membangun dan mengembangkan kehidupannya sambil mengingatkan untuk tetap waspada karena sebagai Pulau terluar yang berbatasan langsung dengan negara lain, Miangas sangat rawan menjadi jalur trans national crime. Gubernur juga mengingatkan masyarakat terutama orang tua yang memiliki anak untuk terus mengupayakan agar anak-anaknya tidak putus sekolah. "Kalau selesai SMA dorong anak-anak untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi.

Pemerintah Provinsi akan membantu pendidikan lanjut anak-anak pulau Miangas yang nantinya diharapkan akan kembali untuk membangun Miangas. Selesai beribadah Gubernur melakukan peninjauan ke PLTS Miangas dan melihat dari dekat tempat-tempat yang akan menjadi jalur pembangunan Runway dan fasilitas bandara lainnya. Pembanguna n Bandara Miangas sendiri saat ini terus berjalan dan direncanakan penyelesaian ganti rugi lahan dan tanaman masyarakat akan dituntaskan sampai dengan pertengahan tahun 2012 ini untuk selanjutnya bandara akan mulai dibangun. (Kabag Humas Ch. Sumampow, SH, M.Ed selaku Jubir Pemprov SULUT).