Jumat, 30 September 2011 – 05:03 WITA Telah dibaca 1843 kali

Pemkab Sangihe Segera Limpahkan Aset Talaud

Kota Tahuna, ibukota kapubaten Kepulauan Sangihe.

Sudah sembilan tahun lebih Kabupaten Kepulauan Talaud berotonomi, namun Pemerintah Daerah Kabupaten Sangihe enggan melimpahkan semua asset ke pemerintah kabupaten Talaud termasuk kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ada di Depot Pertamina Sangihe.

"Sejumlah asset pemerintah dan kuota BBM yang masih tertinggal di Kabupaten Induk Sangihe segera diserahkan kepada pemerintah daerah kabupaten Talaud, "pinta Ketua Lembaga Pemantau Penyelenggaraan Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (LP3 NKRI) kabupaten Talaud, Joutje Adam di Melonguane.

Baginya, tidak ada lagi tawar menawar tentang penyerahan sejumlah asset tersebut. Apalagi mengenai BBM, masyarakat Talaud sudah sangat memerlukannya. Mengapa selama ini sering terjadi kelangkaan BBM di Talaud, itu dikarenakan kuota untuk kabupaten Talaud sangat kurang. Apalagi ditambah permainan kotor yang dilakukan agen resmi di Talaud. "Pemerintah daerah kabupaten Talaud segera mengambil sikap guna mencermati persoalan yang melilit warga masyarakat Talaud. Jangan hanya diam tanpa memperdulikan penderitaan masyarakat, "desak Adam.

Menyinggung soal kelangkaan BBM di kabupaten Talaud, Adam berjanji akan melakukan investigasi khusus dan segera membentuk tim investigasi BBM.
"Dalam waktu dekat, LP3 NKRI kabupaten Talaud akan membentuk tim investigasi BBM. Saya juga mengharapkan pihak Eksekutif maupun Legislatif melakukan hal yang sama guna menguak misteri dibalik kelangkaan BBM di kabupaten Talaud", tandas Adam.