Minggu, 20 November 2011 – 13:20 WITA Telah dibaca 1929 kali

Kesejahteraan Guru di Perbatasan Membaik Pasca Turunnya Tunjangan Khusus

Foto ilustrasi.

Tunjangan khusus perbatasan telah mendorong para guru semangat mengajar diperbatasan, meskipun harus jauh dengan keluarga. Mereka rata-rata pulang kerumah dan berkumpul bersama keluarga seminggu sekali.

Dengan tunjangan tersebut, para guru juga bisa memiliki laptop, memperkaya buku literature bahkan guru telah memiliki sepeda motor. Tunjangan khusus guru perbatasan juga telah mendorong para guru meningkatkan kualitas keilmuannya dengan meneruskan kuliah ke jenjang S1. Hal ini akan megurangi para guru di perbatasan yang saat ini masih berijazah SMA hingga D3.

Berbagai fasilitas dan tunjangan yang diberikan berdampak positif terhadap kualitas pendidikan di daerah perbatasan yang salah satunya ditandai dengan angka kelulusan siswa siswa SMA tahun 2011 di Talaud mencapai 98,6%, meskipun memang masih dibawah nasional yang tercatat 99,22%. Peningkatan kuaalitas pendidikan juga ditunjukkan dengan keberhasilan salah satu siswa Talaud yang meraih nila tertinggi se Provinsi Sulawesi Utara dalam UN 2011 untuk jurusan IPA dengan total nilai 65,60. Selain prestasi akademik siswa di Talaud juga mengukir prestasinya bersaing dengan siswa lain dengan menjadi juara 2 karate tahun 2011 tingkat SMP se-Provinsi SULUT.