Minggu, 25 September 2011 – 09:26 WITA Telah dibaca 6605 kali

Kue Kering Ubi dan Gulung Sagu, Ole-ole Talaud

Kue bangket sagu. Foto duokribo.

Sebagai kabupaten terluar yang merupakan wilayah perbatasan, Kabupaten Kepulauan Talaud giat mengembangkan berbagai kerajinan dan industry kecil rumah tangga berbahan baku lokal. Tanaman ubi, kelapa dan sagu lazim ditemukan di daerah yang berbatasan langsung dengan Negara Filipina ini.

Memanfaatkan hasil bumi setempat, seperti halnya daerah lainnya di Sulawesi Utara, Talaud giat mengembangkan industry kue kering berbahan baku ubi, yang dinamakan Kue Kering Ubi. Selain dikemas unik, kue kering ubi (kasava) ini juga terlihat menarik dan sangat khas Talaud.

Selain kue ubi kering, kue dengan bahan baku lokal lainnya yakni Kue Gulung Sagu juga merupakan salah satu makanan khas Talaud yang bisa dijadikan ole-ole Talaud. Terbuat dari bahan makanan utama masyarakat Talaud, sagu, kue ini nampak seperti kue gulung yang terbuat dari terigu, gula putih dan santan kelapa. Namun, setelah dicicip, barulah terasa rasanya yang khas.

Selain kedua kue yang sedang dikembangkan di atas, Talaud telah lama dikenal dengan kue Bangket Sagu yang terbuat dari bahan makanan utama masyarakat kepulauan itu, yaitu Sagu. Jenis penganan tradisional ini dapat dijumpai di Desa Rainis kecamatan Rainis kabupaten Kepulauan Talaud.

Seperti kue Bangket Sagu, kue Ubi Kering, kue Gulung Sagu juga menjadi sajian khas Talaud yang dapat menjadi ole-ole kepada keluarga dan sahabat di daerah lainnya.