Minggu, 2 Oktober 2011 – 11:16 WITA Telah dibaca 1560 kali

Ditunjang Tradisi Adat Manee

Potensi Kelautan Talaud Berpeluang Majukan Wisata SULUT

Kepulauan Talaud

Kabupaten Kepulauan Talaud memiliki potensi sumber daya perikanan dan kelautan yang sangat besar sekaligus menjadi objek wisata laut yang menarik. Upacara adat manee, didukung dengan sumber daya potensi laut yang luar bisa menjadi daya tarik utama kabupaten yang terletak berbatasan dengan negera Filipina ini.

Di samping kekayaan laut yang melimpah, daerah ini didukung pula oleh sumber daya lainnya yang potensial, seperti pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan dan industri rumah tangga lainnya berupa emping, melinjo, anggur, pala, sulaman karawang, mebel bambu, anyaman daun pandan dan kerajinan kayu hitam.

Potensi perikanan dan kelautan di kabupaten ini berada dalam kategori lestari ntuk jenis-jenis ikan pelais sebesar 38.720 ton/ tahun dan ikan demer4sal sebesar 38.280 ton/ tahun. Jenis-jenis ikan pelagis yang bernilai ekonomis di antaranya adalah: yellow fin tuna, ikan layaran, cakalang, tongkol, layang dan selar serta ikan pelagis lainnya.

Adapun jenis-jenis ikan demersal antara lain kerapu sunuk, kerapu macan, kerapu lumpur, kakap merah, kakap putih, baronang dan kuwe. Selain itu, terdapat pula jenis-jenis ikan hias air laut yang potensial untuk diusahakan secara komersil, antara lain: scorpion fish, anemon fish, angel fish dan butterfly fish selain terdapat pula potensi crustacea dan molusca seperti udang karang, kepiting bakau, rajungan, sotong dan cumi.

Kepualuan Talaud adalah gugusan pulau-pulau terluar di bagian utara jazirah Sulawesi Utara yang merupakan daerah bahari dengan luas lautan 37.800 km2 dan luas daratan 1.251,02 Km2. Daerah ini merupakan bagian integral dari provinsi Sulawesi Utara dengan Melonguane sebagai ibukota.