Minggu, 25 September 2011 – 10:38 WITA Telah dibaca 2559 kali

Kelapa dan Cengkih Komoditas Unggulan Talaud

Foto ilustrasi.

Kabupaten Kepulauan Talaud merupakan bagian integral dari provinsi Sulawesi Utara, dengan ibukota Melonguane yang berjarak sekitar 271 mil laut dari ibukota provinsi SULUT, Manado. Wilayah ini berada di antara pulau Sulawesi dan pulau Mindanao (Filipina), sehingga kabupaten Kepulauan Talaud bersama dengan Sangihe disebut ‘daerah perbatasan’/

Di samping sebagai daerah perbatasan, karakteristik lain yang cukup signifikan yang membedakan kabupaten Talaud dengan kota dan kabupaten lainnya di Sulawesi Utara yaitu daerah Kepulauan dan Daerah Tertinggal. Kabupaten ini merupakan hasil pemekaran dari kabupaten Kepulauan Sangihe (yang disebut kabupaten Kepualaun Sangihe Talaud) berdasarkan UU No. 8 Tahun 2002.

Sebagai daerah kepualuan, Taladu merupakan daerah bahari dengan luas lautnya sekitar 37.800 KM2 dan luas wilayah daeratan 1.251,02 KM2, dengan tiga pulau utama yaitu pulau Karakelang (terdapat ibukota kabupaten), Salibabu dan Kabaruan. Wilayah ini terdiri atas 19 kecamatan dan 11 kelurahan serta 142 desa.

Di bidang industri, daerah ini mengembangkan kerajinan mebel bambu, kayu hitam, sulaman kerawang, anyaman rotan, kue kering, ikan kering berkadar garam rendah serta emping melinjo. di bidang perkebunan, daerah ini unggul dengan hasil kelapa, cengkih, pala dan abacca. di bidang perikanan, daerah ini berlimpah pelagis besar, pelagis kecil, demersal, udang-udangan, moluska dan teripang. di bidang bidang peternakan, daerah ini mengembangkan peternakan sapi, kambing, itik, ayam ras dan ayam kampung. Sedangkan di bidang kehutanan, daerah ini merupakan penghasil jenis kayu.