Selasa, 3 Oktober 2017 – 11:22 WITA Telah dibaca 78 kali

Hebat! TP PKK SULUT Boyong Tiga Penghargaan di Jambore Nasional

TP PKK Sulawesi Utara dibawah pimpinan Ir. Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan

SUARAMANADO,SULUT: TP PKK Sulawesi Utara dibawah pimpinan Ir. Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan kembali meraih prestasi di tingkat nasional. Kali ini sebanyak tiga penghargaan berhasil diraih pada agenda HKG PKK ke-45 dan Jambore Nasional di Jakarta, Selasa (3/10/2017) sore.

Ketiga penghargaan itu adalah Juara 1 Pelaksana Inspeksi Visual dengan Asam Asetat untuk deteksi dini kanker serviks kategori kota yaitu TP PKK Kota Bitung. Lomba tersebut pertamakalinya diadakan TP-PKK Pusat. Kemudian Juara 2 Kategori keragaman busana adat pada Parade Nusantara dan Juara Harapan 1 Lomba Hatinya PKK yaitu dari TP-PKK Minahasa

‘Puji Tuhan, berkat kerja keras seluruh kader PKK baik di tingkat provinsi, kabupaten dan kota semua prestasi ini bisa diraih’, ujar istri tercinta Gubernur Olly Dondokambey, SE ini.

Prestasi ini, kata Ibu Rita sebagai ajang pembuktian kualitas kader TP PKK di SULUT lebih diperhitungkan di tingkat nasional.
‘Kami berharap kepada seluruh kader TP PKK di SULUT jangan puas dengan apa yang sudah didapat saat ini, kedepannya harus dapat ditingkatkan lagi’, ujar Ibu Rita.

Adapun agenda itu turut dihadiri Ketua Umum TP-PKK Pusat Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, Wakil Ketua TP-PKK SULUT dr. Kartika Devi Kandouw-Tanos, Ketua TP-PKK Bitung Khouni Lomban Rawung dan pengurus PKK lainnya.

Diketahui, Jambore Nasional PKK dilaksanakan pada tanggal 2–4 Oktober 2017 diikuti 1.700 kader PKK.

Kegiatan Jambore Nasional 2017 antara lain pemberian penghargaan kepada pemenang lomba kegiatan PKK tingkat kabupaten dan kota di 24 provinsi dengan jenis lomba antara lain tertib administrasi, pencegahan KDRT, usaha peningkatan pendapatan keluarga.

Juga pemberian penghargaan Adhi Bhakti bagi kader PKK yang secara terus menerus aktif dalam pengabdian pada Gerakan PKK selama 25 tahun, 15 tahun dan 10 tahun.

Kegiatan lain adalah Parade Nusantara yang diikuti 34 provinsi yang menampilkan keragaman budaya adat, keserasian tim, kreativitas dan dinamika tim dan lainnya.