- Kanal Berita Lain
- Nasional
- Internasional
- Berita Populer
- Kamis, 17 Mei 2012
Kawanua USA Dukung Pacific Partnership - Jumat, 18 Mei 2012
Larangan dibuat bukan untuk ditaati tapi diabaikan - Jumat, 18 Mei 2012
Bersatu dalam Kekuatan - Jumat, 18 Mei 2012
Angie Ogah Jadi Justice Collaborator - Kamis, 17 Mei 2012
Wagub Buka Konas dan Seminar Internasional IAIFI - Jumat, 18 Mei 2012
Tragedi Sukhoi : Diupayakan Korban Terima Rp1,25 Miliar - Jumat, 18 Mei 2012
Walikota Bitung lepas gubernur - Jumat, 18 Mei 2012
Wah, Ternyata Mengunyah Permen Karet Dapat Merusak Memori Jangka Pendek!
Musik Bambu Berkembang Karena Banyak Pohon Bambu
- Musik tradisional masih diminati
- Otonomi Tagulandang Diperhitungkan
- Panorama Bebatuan Sitaro Memukau
- Sitaro Rindukan Gelanggang Olahraga
- Kabupaten Kepulauan Sitaro Miliki Kekayaan Alam Eksotis Nan Romantis
- Lontoh: Pegawai Di Kepulauan Harus Diperbanyak
- Pemerintah Kota Manado Terima Konsulat Filipina
Musik bambu memiliki karakteristik bunyi yang khas. Bila dimainkan untuk suatu pementasan lagu daerah, maka keunikannya semakin nyata.
Kekayaan bahan baku bambu yang tersimpan di tanah Siau, Tagulandang dan Biaro (Sitaro) menjadikannya menjadi bahan baku peralatan musik tradisional setempat, Musik Bambu. Berawal dari musik rakyat yang sederhana, sekarang Musik Bambu merupakan sebuah jenis seni tradisional yang sangat digemari oleh karena ke-khasannya. Saat ini, nusik bambu sering dipentaskan di acara-acara resmi bahkan acara-acara akbar.
Musik bambu di Sitaro tidak hanya merupakan alat untuk menyuguhkan berbagai lagu tradisional dalam bahasa daerah, tetapi juga mengiringi berbagai jenis lagu. Karakteristik bunyinya yang khas menjadikan alat musik yang umumnya dibunyikan secara ditiup ini dicari oleh para pemerhati musik di dunia.
Selain musik bambu, masyarakat Sitaro juga memiliki jenis musik tradisional lainnya seperti Musik Piol, Musik Kalikitong dan Musik Orkes yang sering digelar pada acara keluarga, sosial kemasyarakatan dan iven lainnya.
(yg)