Selasa, 14 Agustus 2012 – 08:52 WITA Telah dibaca 1275 kali

Gubernur Lepas Ekspor Perdana Sabuk Kelapa ke Cina dan Eropa

Gubernur Sulawesi Utara, SH Sarundajang melepas ekspor perdana sabuk kelapa ke Cina dan Eropa. Hal ini dilakukan gubernur dalam rangka Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe di Mesjid Al Jihad Petta Barat Kecamatan Tabukan Utara.

Dalam sambutan buka puasa, gubernur mengatakan bahwa kerukunan yang selama ini tercipta dan menjadi ikon Sulawesi Utara bukan kerukunan semu tetapi benar-benar ikhlas dan tumbuh sebagai pola hidup masyarakat. Oleh karena itu Sulawesi Utara selama ini SULUT selalu terhindar dari konflik yang dapat menyebabkan perpecahan dan mengganggu.

Kedatangan gubernur yang disertai Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkorpimda) Sulawesi Utara yang terdiri dari Danren 131 Santiago Brigjen TNI Johny Lumban Tobing, Kapolda SULUT Brigjen Pol. Drs. Decky Atotoy, Danlantamal VIII Marsma TNI. Caguk Handayani, Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Utara Andi Pasinringgi, SH, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Hindyana, SH, Kepala BIN Brigjen TNI Supangkat, Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara Drs. Sya’ban Maulludin, Presidium BKSAUA dan Pengurus FKUB Sulawesi Utara serta sejumlah Kepala SKPD Lingkup Pemprov SULUT selain untuk melakukan Safari Ramadhan juga melakukan Peresmian Pabrik Sabuk Kelapa yang memproduksi Sabuk Kelapa (Coconut Rubber) untuk keperluan Jok Mobil serta Meluncurkan Pupuk Organik "Sangihe" yang merupakan hasil kerjasama Pemkab Kepulauan Sangihe dengan Balai Penelitian Teknologi Pertanian Sulawesi Utara.

Pabrik yang terletak di Desa Kalasuge Kec tabukan Utara dapat memproduksi 5 ton sabuk kelapa dan 7 ton limbah produksi yang dijadikan Pupuk Organik. Pada kesempatan peresmian tersebut Gubernur menandatangani Sarung Perdana Pupuk Organik Sangihe dan melepas Ekspor Perdana Sabuk Kelapa mengharapkan akan dikirim ke Cina dan Eropa.

Gubernur memberikan apresiasi atas hasil kerja pabrik ini yang menurutnya telah berhasil merubah bahan yang selama ini dianggap tidak berguna menjadi bahan yang memiliki nilai bahkan diekspor serta membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat. Secara khusus Gubernur meminta pabrik ini untuk mengembangkan produksinya dengan Pembuatan Karbon Aktif dari Tempurung Kelapa.

Saat kembali ke Tahuna rombongan Gubernur melakukan peninjauan ke PT Pertamina Terminal BBM Tahuna. Pada kesempatan ini Gubernur menerima laporan bahwa stok BBM untuk Kepulauan Sangihe untuk keperluan Hari Raya Idul Fitri aman dan terjamin.

Gubernur menginformasikan bahwa dari hasil pertemuannya dengan Dirut Pertamina Karen Setiawan di Jakarta, pihak Pertamina telah menyanggupi untuk menambah satu lagi Depo Pertamina yang nantinyan akan dibangun di Melonguane. Daerah kepulauan harus memperoleh perhatian khusus karena pada saat tertentu daerah ini mengalami kesulitan BBM akibat suplai yang terhambat dengan cuaca.

Gubernur meyakinkan warga Kepulauan Talaud untuk merayakan Idul Fitri dengan tenang karena Pemprov akan terus memantau dan menjaga stok bbm serta keperluan bahan pokok lainnya selalu terjaga.