Kamis, 18 April 2013 – 19:21 WITA Telah dibaca 1836 kali

Menuju Pembentukan Provinsi Nusa Utara

Tokoh Masyarakat Nusa Utara Rapatkan Barisan

Para tokoh masyarakat dari tiga etnis di nusa utara yakni Talaud, Sangihe dan Sitaro terus merapatkan barisan untuk Persiapan Pembentukan Provinsi Nusa Utara (PPNU). Dipimpin Drs. Agustinus Tahendung dan Drs Jakried Maluenseng, MSi bersama sejumlah tokoh masyarakat nusa utara yang berjumlah sekitar 25 orang, menemui Wakil Gubernur SULUT Dr. Djouhari Kansil MPd, Kamis (18/4) kemarin di ruang kerjanya.

Tujuan kedatangan kepada papa hembo tersebut, tak lain adalah untuk memberi dukungan penuh dari lima ormas nusa utara terkait dengan pembentukan Provinsi Nusa Utara, pasca diterimanya usulan Gubernur SULUT Dr. Sinyo Harry Sarudajang oleh Komisi II DPR-RI waktu lalu bersama 22 provinsi di Senayan Jakarta.

"Ini merupakan suatu kesempatan yang baik, bagi warga nusa utara, untuk saling mendukung perjuangan yang sudah lama dinanti-nantikan ini", ujar Bu Tahendung sapan akrab mantan Karo Sosial ini, karena itu lewat pertemuan ini kami ingin menyampaikan beberapa hal terkait dengan persiapan PPNU ini, tambah Maluenseng.

Secara umum Maluenseng telah menjelaskan tiga syarakat pembentukan daerah otonom baru (DOP) yakni persyaratan fisik kewilayahan, administrasi dan syarat teknis sesuai dengan UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan daerah dan PP No. 78 Tahun 2008 tentang pembentukan, penghapusan dan pengabungan daerah. Menurut Maluenseng nusa utara masuk dalam kategori khusus untuk bisa menjadi satu provinsi karena selain daerah kepulauan juga termasuk daerah perbatasan.

Karena itu Wagub Djouhari Kansil, memberi dukungan positif atas kedatangan dari para tokoh masyarakat nusa utara ini. Bahkan pertemuan seperti ini harus dilaksanakan secara rutin. Kansil juga mengharapkan kiranya pertemuan berikut pada hari Senin (22/4) depan, di Hotel Sahid Kawanua nanti dalam rangka pembahasan P3NUdan persiapan deklarasi nanti kiranya akan di hadiri seluruh ormas nusa utara yakni Bamukist, Ikisst, Mukat, Iksad dan IK Pepermas, disamping semua terus melengkapi dokumen pemekaran sebagai mana yang tersirat dalam tiga syarakat tadi.

egy