Rabu, 23 Mei 2012 – 16:13 WITA Telah dibaca 2036 kali

2012 Listrik di Marore 24 Jam

Tahun 2012 masyarakat Pulau Marore Kabupaten Kepulauan Sangihe akan menikmati aliran listrik 24 jam. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh General Manager PT PLN Persero Wilayah Suluttenggo S. Januwarsono ketika ditanya oleh Gubernur Sulawesi Utara Dr. Sinyo Harry Sarundajang ketika memberikan sambutan pada acara Kunjungan Kerja Gubernur di Pulau Marore Sabtu, (19/5) 2012.

Tahun 2012 ini di pulau Marore akan segera dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang nantinya akan mampu mensuplai kebutuhan listrik Pulau Marore selama 24 jam. dengan hadirnya PLTS di Pulau Marore, gubernur berharap geliat perekonomian masyarakat Marore akan berputar semakin cepat dan pada gilirannya akan meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat. Disamping itu juga rintisan pembuatan Jalan Lingkar Pulau Marore dengan membangun talud penangkal ombak akan segera dipacu pelaksanaan. Gubernur secara khusus meminta Kepala Dinas PU Provinsi SULUT untuk membantu memfasilitasi pekerjaan tersebut bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Rombongan Gubernur Sulawesi Utara bersama Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Deitje Adeline Sarundajang Laoh Tambuwun, unsur Forkopimda, yang sedang melakukan kunjungan ke pulau-pulau terluar di daerah perbatasan Sulawesi Utara dengan Filipina tiba di dermaga Pelabuhan Marore pada jam 11.30 siang dan disambut oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Drs. H.R. Makagansa bersama jajaran Pemkab Kepulauan Sangihe. Setibanya di Pulau tersebut rombongan Gubernur disambut dengan upacara adat dan langsung menuju pendopo kantor camat Kepulauan Marore untuk melakukan pertemuan dengan jajaran pemerintah, TNI, POLRI dan masyarakat Marore.

Pada kesempatan ini gubernur menyerahkan bantuan antara lain Alat Komunikasi all band jarak jauh dan bantuan lainnya dari Badan Pengelola Perbatasan Daerah Prov. SULUT, seperangkat alat olahraga dan kesenian untuk sepakbola, tenis meja, bola volly, bulutangkis, basket, catur dan gitar dari Dinas Pemuda dan Olahraga, alat dan peralatan sekolah dari Dinas Pendidikan Nasional, paket obat-obatan dari Dinas Kesehatan termasuk Puskesmas Keliling Terapung yang sedang dibangun dan akan disampaikan ke Puskesmas Marore dan Kartu Jamkesmas untuk masyarakat, paket makanan siap saji kain dan kaos dari Dinas Kesejahteraan Sosial, 10 perahu katinting dari Dinas Kelautan dan Perikanan, 300 buah buku bacaan dari Badan Perpustakaan serta Beras 2,5 ton dari Dinas Kessos dan 2,5 ton dari Bulog melalui Biro Perekonomian Setdaprov SULUT. Bantuan bantuan ini diterima oleh Camat Kepulauan Marore dan Kapitalau Desa Marore.

Gubernur meminta masyarakat Marore untuk tetap mempertahankan persatuan serta terus meningkatkan kewspadaan karena Pulau Marore sangat rentan menjadi jalur transnasional crime (kejahatan trans nasional). Pihak Imigrasi SULUT yang juga ikut dalam rombongan Gubernur diminta untuk terus melakukan koordinasi dengan petugas Filipina Border Croossing agar keamanan masyarakat yang melakukan kegiatan litas batas dapat selalu dijamin.

Pada kesempatan ini juga Danrem 131 Santiago, Danlantamal VII dan Kapolda SULUT melakukan pertemuan dengan jajaran masing-masing yang bertugas di Pulau Marore. Tidak ketinggalan juga TP-PKK SULUT langsung memanfaatkan kesempatan untuk melakukan konsolidasi dengan PKK Kecamatan Marore untuk memperkuat layanan programnya di Kecamatan Pulau Marore. (Kabag Humas Ch. Sumampow, SH, M.Ed selaku Jubir Pemprov SULUT).