Sabtu, 19 Mei 2012 – 20:46 WITA Telah dibaca 1223 kali

Rombongan Gubernur Menuju Perbatasan

Gubernur Sulawesi Utara Dr. Sinyo Harry Sarundajang bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Utara Ny. Deitje Sarundajang Laoh Tambuwun, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan sejumlah Kepala SKPD Pemprov SULUT Jumat, (18/5) 2012 kemarin berangkat menuju pulau-pulau terluar di perbatasan.

Ikut juga dalam rombongan Dirut PT Askes dr. I Gede Subawa, GM PLN Suluttenggo S Januwarsono. Rombongan Gubernur menumpang KRI Teluk Mandar salah satu KRI jenis Landing Ship Tank (LST) milik TNI Angkatan Laut.
Ketika tiba di geladak KRI Teluk Mandar, gubernur disambut oleh Komandan KRI Teluk Mandar Letkol Laut (P) I Bayu Trikuncoro dan langsung menerima penjelasan tentang fisik serta kemampuan kapal tersebut.

Sesuai dengan rencana kunjungan kerja Gubernur ini akan diawali di Pulau Marore Kabupaten Kepulauan Sangihe. Direncanakan kapal akan tiba di Pulau Marore pada pukul 09.00 WITA hari Sabtu tanggal 19 Mei 2012. Setelah itu rombongan akan melanjutkan perjalanan ke Pulau Miangas Kabupaten Kepulauan Talaud. di Pulau Miangas Gubernur direncanakan akan menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional pada hari Minggu 20 mei 2012. Sesudah itu direncanakan gubernur akan beribadah bersama Jemaat di Pulau Miangas.

Kunjungan kerja Gubernur ke pulau-pulau di daerah perbatasan ini dimaksudkan untuk melihat secara langsung perkembangan kehidupan masyarakat serta pelaksanaan pembangunan di pulau-pulau tersebut. Selain melakukan pertemuan dengan jajaran pemerintah di kedua kecamatan perbatasan ini, gubernur juga direncanakan akan menyerahkan sejumlah bantuan antara lain Beras 10 ton, obat-obatan, alat olahraga, alat kesenian, alat pendidikan, perahu katinting untuk nelayan, kendaraan roda dua dan lampu yang digerakkan dengan tenaga listrik sumbangan PT PLN Persero kursi dan juga uang tunai untuk pembangunan gereja dari PT Askes Persero.

Dalam perjalanan kembali ke Manado, rencananya pada tanggal 22 Mei, rombongan akan singgah di Pulau Intata untuk bersama-sama dengan masyarakat melaksanakan acara adat Manee, tradisi menangkap ikan secara bersama-sama yang saat ini masih tumbuh dan dipertahankan oleh masyarakat Kepulauan Talaud. (Kabag Humas Ch. Sumampow, SH. M.Ed selaku jubir pemprov).