Rabu, 1 Februari 2012 – 18:15 WITA Telah dibaca 2629 kali

Menkop dan Wagub Dapat Gelar Adat Sangihe

Upacara Adat Tulude Kabupaten Kepulauan Sangihe berlangsung meriah di Lapangan Kampung Pokol Kecamatan Tamako hari Selasa (31/1) kemarin. Puluhan ribu masyarakat dari seluruh penjuru kabupaten Kepulauan Sangihe bahkan turis asing dari Belanda dan beberapa negara Eropa larut dalam kemeriahan upacara adat Tulude yang bernuansa budaya khas masyarakat Nusa Utara dengan pesan-pesan religius.

Upacara dimulai dengan prosesi Manensomahe Sake (Penjemputan Tamu) yang ditandai dengan pengucapan kata-kata adat oleh sesepuh adat ketika tamu istimewa tiba di lokasi tempat upacara. Tamu istimewa yang ditunggu akhirnya tiba. Tepat pukul 19.00 Menteri Koperasi dan UKM RI Dr. Syarifuddin Hasan SE, MM, MBA dan istri tercinta yang adalah putri Sangihe Inggrid Kansil yang juga anggota DPR RI Komisi 2 bersama Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr. Djouhari Kansil, M.Pd dan Ibu Mieke Kansil Tatengkeng, Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI Olly Dondokambey, Ketua Komisi 5 DPR RI Yasti Soepredjo, Anggota DPD RI asal SULUT Aryanthi Baramuli Putri, Kepala Badan Intelegen Strategis Laksamana Muda Soleman Ponto, sejumlah pejabat Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Koperasi dan UKM dan sejumlah pejabat Pemprov SULUT seperti Asisten Administrasi Umum Edwin Silangen, SE.M.Si, Inspektur Provinsi Jeffry Korengkeng, SH.M.Si, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Drs. Robby Assah, M.Si, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Ir. H.T.R. Korah, M.Si, Kepala Dinas PU Ir. Eddie Kenap, Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Ir. P. Tampubolon, Staf Ahli Gubernur masing-masing Drs. Anwar Panawar, Drs. John Palandung, Ir. Welly Kumentas bersama Bupati Kabupaten Kep. Sangihe Drs. H.R. Makagansa dan Ibu, Wakil Bupati Jabes Gaghana, SE. M.Si dan Ibu, Wakil Bupati Kab. Kep. Sitaro Drs. Piet Kuerah tiba di lokasi

Mengawali acara wakil gubernur Dr. Djouhari Kansil, MPd menyampaikan pengantar kata yang antara lain mengucapkan selamat kepada rakyat Kabupaten Kepulauan Sangihe yang tetap memelihara adat budaya yang dapat menumbuhkan kecintaan terhadap budaya bangsa, menggelorakan semangat untuk terus memacu percepatan pembangunan daerah. Wakil Gubernur mengungkapkan makna upacara Tulude yang berasal dari kata "Menulude" yang bermakna melepas tahun yang lama dan menerima tahun yang baru dan berintikan ungkapan syukur masyarakat nusa utara atas berkat Tuhan di tahun 2011 dan memberkati perjalanan kehidupan di tahun 2012.
Upacara ini sangat bermakna di tengah upaya mengoptimalkan kearifan lokal untuk menciptakan rasa kebersamaan yang merupakan kekuatan penunjang bagi pemantapan grand design pembangunan daerah untuk menjadikan Sulawesi Utara sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di timur Indonesia dan pintu gerbang ke Asia Pacifik. Penganugerahan Gelar Adat ditandai dengan pembacaan keputusan Komolang Menanireda Tundung Tampunganglawo (Badan Adat Kabupaten Kepulauan Sangihe) tentang Pemberian Gelar Adat Banaung Lahiwoi Nusa yang bermakna pemimpin yang memiliki rasa peduli tinggi sekaligus menjadi pengayom bagi masyarakat seluruh nusantara kepada Dr. Syarifuddin Hasan, SE., MM., MBA Menteri Koperasi dan UKM RI, Gelar Metia Lambung Mepudu Nusa yang bermakna pemimpin yang sangat menghargai dan menjunjung tinggi harkat dan martabat daerah tercinta sehingga diharapkan menjadi tiang penyangga dan harapan masa depan masyarakat, kepada Dr. Djouhari Kansil M.Pd Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Gelar adat Pinuaheng Bulaeng Mamenongkati (Cahaya/sinar emas dari Utara) kepada Olly Dondokambey, SE.MBA Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI, gelar adat Dedale Menenoneng Kaeng Balirane (Tokoh Yang Dipercaya Penyambung Lidah Masyarakat) kepada Yasti Soepredjo Ketua Komisi 5 DPR RI, dan gelar adat Diamanti Liung Tulumang (Putri Sangihe Yang Menjadi Kebanggaan dan Harapan Masyarakat) kepada Aryanthi Baramuli Putri Anggota DPD RI asal SULUT. Pengukuhan ditandai dengan pemasangan atribut adat oleh ketua Badan Adat Sangihe Drs O.K. Makagansa, M.Si. Setelah menerima gelar adat, Menteri Koperasi dan UKM RI Dr. Syarifuddin Hasan, SE., MM, MBA dalam sambutannya mengatakan sangat berbangga atas kepercayaan masyarakat Sangihe yang telah memberikan Gelar Adat kepadanya.
"Ini merupakan penghargaan tertinggi yang pernah saya terima dan merupakan amanah yang sangat luar biasa. Saya akan berjuang bersama rakyat Sangihe untuk mensejahterakan kehidupan masyarakat di masa depan", demikian Menkop.
Pada bagian lain Menteri berpesan kepada pemerintah dan masyarakat Sangihe untuk terus melestarikan budaya leluhur yang banyak mengandung nilai-nilai positif bagi kehidupan. Sangihe merupakan garda terdepan RI yang harus dibangun untuk kejayaan Nusantara.