Kamis, 1 Desember 2011 – 13:10 WITA Telah dibaca 1166 kali

Bayi Hendra Menanti Bantuan Pengobatan

Bayi Hendra Mangadil dalam pangkuan orang tuanya.

Seorang bayi mungil berusia dua bulan, Hendra Mangandil didiagnosis menderita tumor di antara kedua matanya. Anak dari Hendrik Mangadil, warga Tabukan Selatan tersebut sempat dibawa ke salah satu rumah sakit terbesar di Manado, namun namun pengobatan terbentur karena keterbatasan dana. Hendrik, ayah Hendra sehari-harinya berprofesi sebagai nelayan di desa Laotongang di pulau Tehang, Manalu, kecamatan tabukan Selatan kabupaten Sangihe.

Saat ini, Hendrik tak bermata pencaharian tetap. Biasaya untuk menanggulagi kehidupan mereka setiap hari ia mengail ikan (nelayan tradisional) namun sementara tidak lagi mengail karena perahu kecilnya yang hanya bermesin 5.5 PK sudah terjual dengan harga Rp 1.750.000 untuk digunakan saat pergi ke Manado beberapa waktu yang lalu untuk tujuan mengobati anaknya. Namun sayang, pada akhirnya hingga dana tersebut habis saat di Manado, perjuagan mereka belum membuahkan hasil sebagaimana diharapkan.

Saat ini, kondisi Hendra memprihatinkan. Benjolan di kedua matanya membengkak dan kadangkalah mengalami panas badan. Dalam kesulitan, orang tuanya tetap berupaya apa adanya sesuai kemampuan dirinya. Jika sang anak mengalami panas tinggi, Hendrik berusaha memberi obat panas tanpa resep dokter. Tumor di antara kedua matanya belum sempat dioperasi karena masih bergumul dgn pendanaan. Jika pintu hati anda terketuk dan berniat membantu, salurkan bantuan anda melalui nomor WESTEREN UNION KANTOR POST kepada HENDRIK MANGADIL dengan No KTP 05.2005/130/2006, alamat: Manalu Lingkungan II Lesabe Tabukan Selatan.