Sabtu, 23 Juni 2018 – 07:32 WITA Telah dibaca 141 kali

Ketua DPR Sebut Penambahan Kursi Pimpinan Bukan Ajang Balas Budi


SUARAMANADO, Nasional: DPR dan pemerintah sepakat untuk menambah satu kursi pimpinan DPR, tiga kursi pimpinan MPR dan satu kursi untuk pimpinan DPD. Kesepakatan itu diambil setelah menggelar rapat Panitia Kerja (Panja) dan rapat kerja dengan pemerintah, Rabu (7/2) semalam.

Ketua DPR Bambang Soesatyo menegaskan kesepakatan itu bukanlah ajang untuk balas budi. Penambahan kursi ini, kata dia, guna membuat kekuatan politik di parlemen.

"Ini bukan balas budi, atau bagi-bagi. Ini soal upaya mengakomodasi seluruh kekuatan politik yang ada di DPR. Tidak elok juga kalau ada satu partai pemenang pemilu, atau partai besar yang tidak terakomodir dalam pipinan DPR dan MPR", kata Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pusat, Kamis (8/2).

Pria yang akrab disapa Bamsoet itu juga tidak mau ambil pusing mengenai pembagian tugas di DPR dengan adanya penambahan kursi pimpinan ini. Dia hanya berharap para calon pimpinan DPR, MPR dan DPD bisa segera disahkan sebelum masa reses 14 Februari nanti.

"Saya inginnya tanggal 14 itu sudah terjadi pelantikan atau penambahan pimpinan DPR yang baru", ujarnya.

"Saya cuma bisa mengatakan, welcome join to the club PDIP dalam pimpinan DPR RI", tandasnya.

Dalam penambahan kursi pimpinan DPR dan MPR sudah dipastikan PDIP akan mendapatkan satu kursi. Sebab dia adalah partai pemenang pemilu.

Kemudian untuk dua kursi lainnya di MPR rencananya akan diisi oleh PKB dan Partai Gerindra. Sedangkan untuk yang mengisi posisi pimpinan DPD akan diserahkan sepenuhnya ke internal DPD