Minggu, 14 Januari 2018 – 19:31 WITA Telah dibaca 10139 kali Sedang dibaca oleh 1 pengunjung lain

Survei: Indonesia Jadi Negara Paling Optimis dan Bahagia di Dunia

Jokowi lantik menteri Kabinet Kerja

SUARAMANADO, Nasional: Asosiasi organisasi pemungutan suara asal Swiss, Gallup International mengumumkan Indonesia menjadi salah satu negara paling optimis dan bahagia di tahun 2017. Tentunya hal ini merupakan nilai positif bagi Indonesia di tengah hiruk pikuk tahun 2017, seperti lini kehidupan, seperti ekonomi, kesehatan, bahkan politik.

Setelah melakukan survei pada bulan Oktober hingga Desember 2017 lalu, Gallup Internasional menyatakan bahwa Indonesia menempati urutan pertama sebagai negara paling optimis di dunia. Survei ini dilakukan terhadap 55 negara, termasuk Indonesia, seperti dikutip Hipwee.

Meski secara keseluruhan optimisme negara-negara di dunia berkurang alias semakin pesimis, Indonesia justru semakin optimis. Hasil survei mengatakan bahwa Indonesia percaya tahun 2018 nanti akan jauh lebih baik dibanding tahun 2017 lalu dengan rincian sebanyak 73 persen optimis lebih baik, dan 6 persen menyatakan akan lebih buruk. dengan skor 67, Indonesia berhasil mengalahkan Nigeria dan Fiji di urutan kedua dan ketiga.

Meski menduduki urutan nomor satu soal optimisme, Indonesia menempati urutan ke-8 dalam indeks kebahagiaan. Sedangkan di urutan pertama adalah Fiji. Artinya, rasa optimis untuk kehidupan lebih baik tidak selalu berbanding lurus dengan kebahagiaan.

Meski demikian, dengan masuk 10 besar sebagai negara paling bahagia di dunia, kita tentu bangga dengan pencapaian ini. Apalagi ketika hasil survei kebahagiaan di dunia secara umum menurun sekitar 10 persen dari tahun sebelumnya, akibat berbagai masalah yang dihadapi di tahun 2017 seperti serangan terorisme terorisme.

The Gallup International End of Year Survey (EoY) merupakan tradisi tahunan yang udah digelar sejak tahun 1977 silam. di setiap akhir tahun lembaga ini melakukan survei terhadap 55 negara di dunia untuk mengetahui bagaimana optimisme, kebahagiaan, hingga perkembangan ekonomi negara-negara tersebut. Lebih dari 53 ribu orang diwawancarai terkait survei ini. Masing-masing negara memiliki 1000 responden yang terdiri dari wanita dan pria yang dipilih secara acak.

Sebagai lembaga yang terpercaya, tentu saja hasil ini juga bisa dipertanggungjawabkan. Artinya, 1000 responden yang dipilih secara acak itulah yang mewakili bahwasanya negara kita adalah negara yang paling optimis di dunia dan termasuk yang paling bahagia.