Kamis, 2 Juni 2016 – 14:33 WITA Telah dibaca 896 kali

Rajin Temui Konstituen

Keintjem Tetap Eksis Meski Agenda Padat

Kunjungan kerja perseorangan Anggota DPR RI Djenri Keintjem, baru-baru ini

SUARAMANADO, MANADO: Legislator DPR RI, Djenri Keintjem SH MH terus meroket. Pengganti Antar Waktu (PAW) Olly Dondokambey ini kini menjadi prototipe kinerja yang harus ditiru para legislator di Deprov dan DPRD Kabupaten-Kota se Sulawesi Utara (SULUT).

"Beliau (Djenri Keintjem) sangat rajin menemui masyarakat yang telah membawanya ke DPR RI. Kinerjanya baik dan pantas untuk diambil contoh oleh legislator se SULUT", ungkap Andreas Managhupia kepada wartawan di Manado, Kamis (2/6/2016).

Padatnya agenda di DPR-RI Jakarta, lanjut Managhupia, sepertinya tak menghalangi Djenri Keintjem untuk menemui warganya. Aktivitas yang dilakukan terutama menyerap aspirasi masyarakat dan turut serta mengsosialisasi program Presiden RI Joko Widodo.

"Wakil rakyat harusnya seperti pak Djenri. Hal seperti ini bukan setelah beliau duduk di DPR-RI. Sewaktu anggota DPRD SULUT dulu, pak Djenri legislator paling rajin menemui warga", tutur putra Nusa Utara ini.

Menghadiri Legislatif Expo

Senada Amir Pontoh menilai, Djenri Keintjem ketika turun ke konstituen menaruh perhatian serius kondisi yang diharapkan dan diidamkan masyarakat. Sementara Anggota DPR Kota Manado, Markho Tampi mengaku, dia berusaha mencontohi cara politisi Senayan ini membagi waktu dalam mengisi kegiatan-kegiatan politik, kemasyarakatan, serta kegiatan gerejani.

Punkegiatan beruntun politisi PDIP Djenri Keintjem, antaranya, hari Jumat, Sabtu, Minggu (27,28,29/5/2016) disibukkan dengan reses perseorangan hingga malam hari menyerap aspirasi petani dan nelayan di Kota Amurang, Kabupaten Minsel.

Pada Jumat (3/6/2016) dilanjutkan dialog dengan warga masyarakat dari berbagai tempat, kemudian Sabtu (4/6/2016) lanjut dialog politik bersama anggota DPRD Kabupaten-Kota se SULUT dan Gorontalo pada ajang Legislatif Expo 2016.

Berdialog dengan sejumlah warga petani dan nelayan

Hari Senin (6/6/2016), Djenri Keintjem membuka komunikasi dua arah dalam dialog dengan para pedagang pasar. Keesokan hari, Selasa (7/6/2016), seolah tanpa lelah dilanjutkan dengan mengecek serta memastikan kesiapan Kelompok Paduan Suara yang akan berlomba di DPP PDI-P Jakarta.

"Kami tahu kegiatannya sangat padat, tetapi kami tahu pak Djenri selalu berusaha untuk hadir memenuhi undangan kami", aku Hamzah Husain (46), salah satu pedagang di Pasar Karombasan, Manado.