Minggu, 18 Oktober 2015 – 06:48 WITA Telah dibaca 422 kali

Harga Barang Pokok Melambung, Popularitas Jokowi-JK Kian Merosot

Jokowi umumkan kenaikan BBM

SUARAMANADO, Nasional: Dari survei yang dilakukan oleh Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) mengatakan bahwa 54,7 persen masyarakat tidak puas terhadap kinerja Jokowi-Kalla. Sedangkan yang merasa puas ada 44,3 persen. Ada tiga hal pokok yang menjadi dasar masyarakat tidak puas terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-JK.


"Harga barang pokok yang terus melambung (35,5%), pelemahan rupiah (23,7%), dan lambatnya penanganan kabut asap (11,8%)", kata Juru bicara KedaiKOPI, Hendri Satrio ketika memaparkan survei KedaiKOPI di restoran dua nyonya, Jakarta, Minggu (18/10).

Survei KedaiKOPI dilakukan terhadap 384 responden tersebar secara proporsional di seluruh Indonesia, 52 persen di Jawa dan 48 persen di Luar Jawa. Responden adalah pengguna telepon yang dipilih secara acak.

Pengumpulan data dilakukan dari tanggal 14–17 September, melalui wawancara telepon menggunakan kuesioner terukur. Responden adalah pemilih, dengan margin eror sebesar 5 persen. dari hasil ini dia melihat pemerintah akan mengambil langkah untuk melakukan reshuffle jilid II.

"Bila melihat faktor yang menyebabkan ketidakpuasan publik, kelihatannya Jokowi akan mengambil langkah reshuffle jilid II", lanjutnya.

Program jaminan dan pelayanan gratis, pendidikan gratis bagi masyarakat miskin, serta harga barang pokok yang terjangkau menjadi acuan masyarakat merasa puas terhadap kinerja pemerintah.

Faktor ekonomi menjadi urutan pertama masyarakat tidak puas dengan kinerja pemerintah (71,9%) disusul dengan bidang hukum (50,8%) dan terakhir bidang politik (50,3%) menyusul dari posisi dua dan tiga.