Senin, 12 September 2011 – 18:17 WITA Telah dibaca 1684 kali

Analisis Kepegawaian Diharap Jadi Jabatan Yang Strategis dan Prestisius

Foto ilustrasi.

Wakil Kepala (Waka) BKN Eko Sutrisno memimpikan bahwa suatu saat nanti Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian yang merupakan jabatan fungsional khusus yang pembinaannya berada di BKN menjadi sebuah jabatan yang strategis dan prestisius yang tidak kalah dengan profesi-profesi lainnya. Hal ini disampaikan Waka saat membuka Workshop Penyusunan Angka Kredit Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian yang diselenggarakan oleh Biro Kepegawaian BKN di Aula BKN lantai 1 Gedung I Kantor Pusat BKN Jakarta, Senin (12/09). "Mimpi saya, Analis Kepegawaian menjadi jabatan yang strategis dan prestisius pada setiap instansi, karena Jabatan Struktural adalah untuk menejerial sedangkan Analis Kepegawaian merupakan jabatan ahli khusus kepegawaian yang setiap instansi membutuhkannya", ungkap Eko Sutrisno.

Lebih lanjut Waka menyampaikan bahwa untuk menuju hal itu, perlu adanya peningkatan knowledge, skill, attitude serta integritas dan disiplin bagi para pejabat analis kepegawaian. Waka juga berharap bahwa pegawai BKN ke depan semakin banyak yang menduduki jabatan-jabatan fungsional profesi sesuai bidang yang digeluti. Khusus untuk BKN, Waka berharap tentunya paling banyak adalah Analis Kepegawaian. dengan banyaknya pegawai yang menduduki jabatan fungsional profesi ini, diharapkan kinerja pegawai menjadi lebih baik karena kinerja, target kerja serta produk dari hasil kerja akan terukur.

Pada kesempatan itu Waka mendorong para Analis Kepegawaian untuk dapat membentuk forum/kelompok-kelompok diskusi yang dapat memperkaya dan meningkatkan keilmuan, kemampuan ataupun keterampilan yang menyangkut kepegawaian sehingga menghasilkan analisa-analisa untuk perbaikan sistem kepegawaian. Hasil diskusi, seminar-seminar ataupun analisis-analisis kepegawaian dari para Analis Kepegawaian tersebut, lanjut Waka, dapat untuk memenuhi wacana-wacana pada terbitan BKN, baik majalah maupun jurnal.

Sementara itu, Sekretaris Utama (Sesma) BKN Edy Sujitno dalam laporannya menyampaikan bahwa workshop ini dilaksanakan selama tiga hari, Senin-Rabu (12–13/9) dan diikuti oleh 145 Analis Kepegawaian BKN yang terdiri dari 113 orang Analis Kepegawaian Keterampilan dan 32 orang Analis Kepegawaian Keahlian. Adapun materi yang akan diberikan antara lain: Pembinaan dan Pengembangan Pegawai, Pengembangan Karir Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian, Tim Penilaian Angka Kredit serta Penilaian dan Penetapan Angka Kredit. Materi akan diberikan oleh Pejabat dari Biro Kepegawaian BKN, Direktorat Jabatan Karier dan Direktorat Pembinaan Jabatan Analis Kepegawaia BKN. Selain itu, Sesma menerangkan bahwa workshop ini juga diadakan simulasi penyusunan Daftar Usul Penetapan Angka Kredit (DUPAK).