Kamis, 2 November 2017 – 11:06 WITA Telah dibaca 205 kali

Kata XL Soal Registrasi Kartu Prabayar

Presiden Direktur dan CEO XL Axiata, Dian Siswarini

SUARAMANADO, Nasional: Presiden Direktur dan CEO XL Axiata, Dian Siswarini mengatakan, registrasi prabayar yang dilakukan oleh pemerintah, pada dasarnya juga terjadi di negara lain. Dampak bagi operator seluler sendiri tentunya ada. Terutama soal pertumbuhan pelanggan baru.


"Registrasi prabayar terjadi di negara lain, memang di awal-awal akan terjadi penurunan akuisisi pelanggan dikarenakan dua hal. Pertama soal komunikasi pengetahuan pelanggan dan retail outlet harus dilakukan. Kedua, proses dan sistem. Misalnya, sistem e-ktpnya", katanya kepada awak media saat acara media briefing diJakarta, Kamis (2/11).

Meski begitu, hal tersebut hanya bersifat sementara. Setelah proses registrasi kartu prabayar terbiasa dilakukan oleh masyarakat, pertumbuhan jumlah pelanggan operator seluler cenderung akan stabil kembali.

"Kita melihat di berbagai negara seperti itu, tetapi akan balik lagi stabil", jelasnya.

Terlepas itu, masyarakat Indonesia merupakan tipikal yang unik. Kata dian, 30 persen dari total masyarakat pengguna layanan seluler kerap gonta-ganti kartu. Buat XL sendiri, perilaku masyarakat yang seperti itu, tak dijadikan tolok ukur jumlah penggunannya. Malah, diakuinya, perilaku seperti itu tak dihitung dalam jumlah pengguna aktifnya.

"Buat kami, itu sebenarnya udah banyak bersih-bersih. Maksudnya, cara menghitung dan mengumumkan jumlah pelanggan. Kami gak menghitung lagi pelangan yang abal-abal. Cara yang kami lakukan untuk menghitung pelanggan, sudah berbeda umumnya dengan apa yang dilakukan industri. Makanya, subscriber yang kami miliki itu berkualitas", terang Dian.