Minggu, 23 Februari 2014 – 22:30 WITA Telah dibaca 574 kali

Ini Penyebab Layanan WhatsApp Tidak Bisa Diakses

Whatsup,facebook
SUARAMANADO, Nasional: Sabtu malam menjadi waktu yang mengesalkan bagi 450 juta pengguna layanan pesan singkat WhatsApp di seluruh dunia. Bagaimana tidak, semua pengguna layanan tersebut merasa kesulitan untuk menggunakan WhatsApp.

Dilansir dari harian Bangkok Post, Minggu 23 Februari 2014, beberapa pengguna WhatsApp mengaku tidak bisa terkoneksi ke layanan tersebut atau pesan yang mereka ketik tidak terkirim. Hal ini terjadi setelah Facebook pada Rabu lalu mengumumkan telah mengakuisisi WhatsApp senilai US$16 miliar atau sekitar Rp188 triliun.

Hal itu berlangsung selama beberapa jam pada Sabtu malam kemarin. Tak berapa lama sekitar pukul 20.16 waktu setempat, perwakilan WhatsApp berkicau di akun Twitter resmi mereka.

"Maaf, saat ini kami tengah mengalami masalah dengan server. Kami berharap layanan dapat segera pulih", tulis perwakilan WhatsApp di akun Twitter mereka.

Dalam beberapa jam kemudian, kicauan itu langsung diteruskan oleh lebih dari 25 ribu kali. Peristiwa ini pun memicu ejekan karena terjadi selang tiga hari Facebook mengumumkan akuisisi terhadap perusahaan yang didirikan oleh Jan Koum itu.

Dalam akun Twitternya, WhatsApp tidak menjelaskan berapa lama terganggunya layanan mereka. Namun, dalam waktu 2,5 jam kemudian, mereka telah berkicau kembali "Layanan WhatsApp telah kembali pulih. Kami meminta maaf atas terganggunya layanan itu".

Menurut analisa dari situs techcrunch.com, penyebab layanan WhatsApp terganggu karena terlalu banyak pengguna baru yang mendaftar. Selain itu, penggunaannya terlalu berlebihan sehingga server tidak sanggup menahan beban. Khususnya setelah layanan WhatsApp kian dikenal publik.

Menurut perwakilan perusahaan itu, setiap harinya WhatsApp mencatat adanya satu juta pengguna baru.

Hingga saat ini, tidak ada komentar langsung baik dari WhatsApp atau Facebook soal terganggunya layanan pesan singkat itu. Namun, para pengguna sudah terlanjur kesal dan meluapkan kemarahan mereka di media sosial Twitter.

"Saya berharap kalian semua menjauh dari meja Anda untuk minum bir yang diperoleh dari uang Facebook!" tulis salah satu pengguna Twitter, Leonclarance.

Sementara itu, pengguna akun Twitter lainnya berkicau "tolak saja tawaran dari orang-orang Facebook". (one)