Sabtu, 12 Desember 2015 – 21:14 WITA Telah dibaca 1080 kali

Berkulit Kuning Lansat, Asal Usul Suku Minahasa Masih Diperdebatkan

SUARAMANADO, Minahasa: Suku Minahasa di Sulawesi Utara memiliki ciri-ciri umum yang sangat berbeda dengan ciri orang Indonesia pada umumnya. Kulit kuning lansat, mata yang agak sipit serta tak pernah mengenal sistim kerajaan, merupakan ciri umum yang dipunyai suku ini. Kendati demikian, asal usul suku tokoh terkenal Sam Ratulangi tersebut masih diperdebatkan.


Terdapat banyak tulisan dari berbagai sumber yang membahas sejarah nenek moyang Minahasa dengan pendapat yang berbeda. Diantaranya seperti yang dikutip dari situs data wikipedia.org. Dikatakan, dari pendapat Tandean, seorang ahli bahasa dan huruf Tionghoa Kuno pada 1997 datang meneliti di Watu Pinawetengan.

Melalui tulisan ‘Min Nan Tou’ yang terdapat di batu itu, ia mengungkapkan, tou (orang) Minahasa merupakan turunan Raja Ming dari tanah Tionghoa yang datang berimigrasi ke Minahasa. Arti dari Min Nan Tou adalah orang turunan Raja Ming dari pulau itu.

Pendapat tersebut mendapat bantahan dan dianggap lemah menurut David DS Lumoindong. Lumoindong mengatakan, jika Minahasa berasal dari keturunan Kerajaan Ming Dinasti Ming, maka seharusnya ilmu Pengetahuan kerajaan Ming yang sudah pada taraf yang maju terlihat pada Peninggalan Arsitektur Minahasa maupun huruf dan bahasa Tionghoa pada tahun 1200–1400.

Tetapi kenyataannya sebelum Eropa datang Peninggalan zaman Ming tidak ada di Minahasa, jadi pendapat Tandean sangat lemah untuk digunakan sebagai dasar dalam penulisan sejarah dan asal usul Minahasa.

Sementara, beberapa ahli dari luar seperti ALC Baekman dan MB Van Der Jack mengemukakan bahwa Suku Minahasa berasal dari ras Mongolscheplooi yang sama dengan pertalian Jepang dan Mongol ialah memiliki lipit Mongolia dan kesamaan Warna Kulit, yaitu Kuning Langsat.

Persamaan dengan Mongol dalam sistem kepercayaan dapat dilihat pada agama asli Minahasa Shamanisme sama seperti Mongol. dan juga dipimpin oleh Walian yang langsung dimasuki oleh opo. Agama Shamanisme ini memang dipegang teguh secara turun temurun oleh suku Mongol. Dapat dilihat juga di Kalimantan Dayak, dan Korea.

Hingga kini belum ada hasil penelitian resmi tentang asal usul bangsa Minahasa yang mendiami ujung utara Pulau Sulawesi ini.