Telah dibaca 222 kali
Senin, 23 Januari 2012 - 10:36 WITA

Sinolungan: Tanam pohon cara paling gampang cegah global warming

Sinolungan bersama isteri tercinta.
Sinolungan bersama isteri tercinta.

Jika setiap orang menanam pohon produktif, maka global warming akan tercegah. Sekitar tiga tahun lalu, Prof. Dr. Adolf Sinolungan menanam ratusan benih pohon kayu produktif di kebun lereng utara hutan gunung Lolombulan. Di akhir 2011, rektor Unima selama dua periode yang baru merayakan HUT Pernikahan Emas ini menanam sekitar 400 pohon pala.

"Seho (akel) ada yang saya tanam 20 thn lalu, sekarang orang so ba tifar akang. Ratusan batang saya tanam beberapa tahun lalu ketinggalan beberapa pohon saja, karena waktu sedang bertumbuh, daunnya disukai dan disantap sapi yg diikat/lepas di kebun saat kami pergi. Matoa saya bibitkan dan sebar kepada banyak orang. Ribuan buah langkah wuku-wuku saya bibitkan dan sebar kepada teman-teman. Yang ditanam sudah banyak kali berbuah seperti matoa, rambutan, mangga, sawo dua pohon, lengkeng, durian si otong satu pohon sudah belajar berbuah," urai Sinolungan kepada SUARAMANADO (23/1) melaui akun sosial.

Pria yang tetap energik inipun menyerukan kepada masyarakat bahwa menanam pohon itu tidak susah. "Apa susahnya menanam pohon. Kita tanam Tuhan yang menumbuhkan. Saatnya berbuah akan dinikmati sampai anak cucu dan masyarakat," ungkapnya. Menurutnya, pemerintah mesti membangun jalan ekonomi sehingga petani mudah mencapai kebunnya.

(egy)
Penulis: egy
Beri Komentar