Rabu, 20 Juli 2016 – 19:23 WITA Telah dibaca 724 kali

Marpaung: Kami Tangani Serius Kasus Korupsi

Pengelolaan Anggaran Dishut Minahasa Disorot

Wenny Talumewo

SUARAMANADO, TONDANO - Program Kementerian Kehutanan RI sepertinya kurang diresponi Dinas Kehutanan Kabupaten Minahasa. Pasalnya kegiatan proyek tiga tahun anggaran sejak 2013, mendapat sorotan para pegiat antikorupsi.

Kasus dugaan penyimpangan terjadi pada sejumlah kegiatan, antaranya, pembibitan dan penanaman kayu, hutan kota, pengelolaan KBR terindikasi fiktif. Selain itu, pengelolaan anggaran Kantor Dinas yang dipimpin Wenny Talumewo dinilai kurang transparan.

"Kurang proaktif dan kurang transparan dalam pengelolaan anggaran. Bahkan sejumlah kegiatan dikelola entah seperti apa jadinya", ungkap Ketua Laskar Anti Korupsi (LAKI) Propinsi Sulawesi Utara, Boy Kussoy kepada wartawan di Manado, Selasa (20/07/2016.

Lanjut dikatakan, pihaknya segera merampung berbagai temuan dugaan kasus untuk kemudian meminta diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Minahasa, Wenny Talumewo dikonfirmasi mengatakan, pihaknya selama ini berusaha tidak melakukan kesalahan.

"Kami berusaha tidak melakukan penyimpangan, dan selama ini memang tidak ada masalah", kelitnya.

Menyusul sikap Kapolda SULUT Brigjen Pol Wilmar Marpaung, cukup jelas tak main-main dengan kasus tindak pidana penyimpangan anggaran atau korupsi.

"Kami akan proses jika menyimpang, dan kasus korupsi mendapat perhatian serius", tandas Wilmar kepada wartawan di Mapolda, Jalan Bethesda, baru-baru ini.