Rabu, 31 Agustus 2011 – 07:34 WITA Telah dibaca 2142 kali

Tumbelaka: Kasus Dugaan Korupsi Unima Harus Diusut Tuntas

Adanya 27 item dugaan korupsi yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung-jawab di Universitas Negeri Manado (Unima) dan dilaporkan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara oleh Stenly Ering, dosen di Unima mendapat dukungan Taufik Tumbelaka, aktifis SULUT.

Menurut Tumbelaka kepada SUARAMANADO, Rabu (31/8) melalui telepon mengatakan, masalah tindak korupsi seperti ini harus diusut tuntas oleh penegak hukum apapun, karena ini sudah merugikan mahasiswa yang bersekolah menuntut ilmu di Unima.

"Masalah ini jangan dibiarkan terlalu lama, karena bisa-bisa semua bukti-bukti yang ada akan dihilangkan atau dileyapkan oleh oknum-oknum bersangkutan yang merupakan salah satu pelaku dugaan korupsi ini", tegas Tumbelaka.

Lebih lanjut dikatakan Tumbelaka, jika memang laporan dari dosen tersebut sudah ada bukti-bukti yang kuat, maka pihak penegak hukum jangan hanya diam saja, harus cepat melakukan penyelidikan, dan jika sudah jelas khasus ini, harus ditetapkan tersangka dalam masalah ini.

"Saya harap khasus ini cepat ditangani oleh pihak penegak hukum, apalagi khasus ini sudah dilaporkan ke DPRD SULUT, saya fikir itu lebih baik, agar ada langkah-langkah kedepan yang bisa diambil oleh pihak DPRD SULUT, untuk melakukan hearing dengan pihak Unima, supaya adanya kejelasan dari khasus dugaan korupsi ini, apalagi menyangkut pendidikan, harus dijaga kewibawaannya dimata masyarakat", tandas Tumelaka, pengamat politik dan pemerintahan, jebolan Universitas Gajah Mada (UGM) Yogjakarta ini.