Minggu, 10 Juni 2012 – 14:21 WITA Telah dibaca 1277 kali

Wagub: Pengucapan Jangan Jadi Arena Pesta Pora

Wakil Gubernur SULUT Dr. Djouhari Kansil, MPd mengatakan, perayaan pengucapan syukur jangan dijadikan sebagai sarana pesta pora, melainkan merupakan suatu ungkapan iman kita kepada Tuhan. Hal itu dikatakan Wagub, saat mengikuti ibadah bersama Isteri Ny. Mieke Kansil Tatengkeng di Jemaat GMIM Bethesda Tatelu Wil. Tatelu Minut, Minggu (10/6) kemarin.Diketahui kemarin warga tatelu dan talawaan menggelar perayaan pengucapan syukur bagi desa mereka. Karena itu perlu saya mengingatkan, jangan sampai warga GMIM terjebag dengan kegiatan perta pora, apa lagi sampai terjadi mabuk-mabukan, itu hanya merugikan diri sendiri. Jelas Kansil.Menurut Kansil perayaan pengucapan syukur seperti itu tidak dianjurkan oleh gereja, karena hanya mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Pemprov bersama Polda SULUT saat ini sementara menggalakan gerakan mapalus kamtibmas, dimana masyarakat diajak untuk menjaga bersama masalah keamanan dan ketertiban ditengah-tengah masyarakat.Karena itu saya mengajak warga GMIM jemaat bethesda, melalui momentum pengucapan syukur,kali ini marilah kita tonjolkan ungkapan iman kepada Tuhan, karena Tuhan itu baik kepada semua orang. Kesempatan itu Kansil pula menyerahkan bantuan 100 zak semen untuk menunjang pembangunan pastori, serta menyerahkan bantuan bibit jagung, bibit benih padi sawah dan pupuk organik cair kepada kelompok tani di jemaat tersebut. (Kabag humas Ch. Sumampow, SH MEd selaku jubir pemprov).