Rabu, 9 November 2016 – 01:36 WITA Telah dibaca 890 kali

Pembebasan Lahan Waduk Kuwil Dinegosiasi Kembali

Pemeriksaan Dokumen Pembebasan Tanah Lokasi Waduk Kuwil
SUARAMANADO,Minut. Pembebasan lahan lokasi Waduk Kuwil Kecamatan Kalawat kembali dilakukan negosiasi harga bersama pemilik lahan yang sah yang melibatkan BPN, Balai Sungai Manado,dan masing-masing pemilik lahan dilaksanakan di Balai Pertemuan Desa Kawangkoan Kecamatan Kalawat.

Lidya Karema selaku PPK pembangunan Waduk Kuwil yang terlibat lansung pada proses pembebasan lahan mengatakan bahwa pihaknya belum dapat membayarkan nilai tanah masing-masing karena harus dilakukan penilaian kembali harga tanah oleh Tiem Apraisal independent yang ditunjuk. Diakui Lidya, sebelumnya telah dilakukan penetapan harga oleh Tiem Apraisal tetapi menjadi kadaluwarsa karena dilakukan 6 Bulan yang lalu.

Maka pada pertemuan kali ini dilakukan negosiasi kembali bersama warga sambil menunggu hasil penilaian harga oleh Tiem Apraisal. Yang pasti kata Lidya, dana pembebasan lahan tahap II telah disiapkan oleh Kementrian PUPR sebesar Rp. 59 Miliar untuk membayar lahan yang akan dibangun Konstruksi Waduk Kuwil seluas 32 Ha. dari Total keseluruhan areal yang terkena genangan seluas 306 Ha. Ditahap awal telah dibayarkan sebesar Rp. 23 Miliar.

Sumber dari Kanwil BPN bahwa jika renegosiasi harga bersama pemilik tanah tidak tercapai sesuai harga yang ditetapkan Tiem Apraisal maka dana tersebut tetap dibayarkan melalui prosedur penitipan di pengadilan, nanti selanjutnya pemilik yang berhubungan dengan pihak pengadilan.

Hadir dalam negosiasi kali ini dari Unsur Kanwil BPN yang memeriksa legalitas tanah, kemudian Balai Sungai Manado yang diwakili Lidya Karema selaku PPK, Pemerintah setempat Hukum Tua Desa Kawangkoan Paulus Kodong bersama Camat Kecamatan Kalawat,(jansen)