Selasa, 10 Mei 2016 – 22:06 WITA Telah dibaca 774 kali

Pasca Operasi PT MMP Dihentikan

30 TKA Tiongkok Hilang di Pulau Bangka

AKBP Eko Irianto SIK

SUARAMANADO, AIRMADIDI: Keberadaan 30 Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di PT Migro Metal Perdana (MMP) dipertanyakan. Sejak diminta hengkang karena perusahaan belum bisa beroperasi, para TKA menghilang tanpa jejak dari perusahaan pasir besi di Pulau Bangka, Kecamatan Likupang Timur (Liktim), Minut.

Menghilangnya 30 TKA asal Tiongkok ini, tak ditampik Kapolres Minut, AKBP Eko Irianto SIK. Saat pihaknya meninjau lokasi bersama tim dari imigrasi, memang benar puluhan TKA sudah tidak berada di lokasi perusahaan.

"Kami sempat tinjau ulang bersama Imigrasi ke PT MMP di Likupang Timur. Namun informasi masyarakat, para pekerja asing itu kata mereka telah pergi entah kemana", ujar Irianto, Senin (09/04).

Dikatakan, pihaknya akan memantau dan mengawasi keberadaan perusahaan PT MMP termasuk pekerja-pekerja asing. Keberadaaan 30 TKA terungkap saat lawatan Bupati Vonnie Anneke Panambunan (VAP) dan wakil bupati Ir Joppi Lengkong bersama unsur FKPD Minut ke pulau Bangka untuk memantau keberadaan PT MMP di Kecamatan Likupang Timur.

Saat itu Bupati VAP mendapat kabar soal 30 TKA yang bekerja di PT MMP tidak mengantongi Kartu Ijin Tinggal Sementara (Kita­s), dan tak didaftarkan di Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnakertrans) setempat.

VAP-pun berang dan langsung perintahkan puluhan pekerja asing itu segera angkat kaki dari wilayah Minut. Hingga berita ini diturunkan, keberadaan 30-an TKA asal Tiongkok belum diketahui keberadaannya.