Selasa, 28 Juli 2015 – 21:44 WITA Telah dibaca 1657 kali

Pasangan Cabup VAP-Jo Dirindukan Masyarakat Minut

Pasangan Calon Bupati Minahasa Utara VAP-Jo
SUARAMANADO, Minut, VAP-Jo sebagai pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Minahasa Utara secara resmi akan bertarung dalam Pilkada 9 Desember setelah menyerahkan berkas calon di KPU Kabupaten Minahasa Utara (28/7) dan dinyatakan memenuhi syarat sebagai calon.

Vonny Aneke Panambunan (VAP) dan Joppy Lengkong (Jo) dengan julukan VAP-Jo atau lebih jelas dalam dialeg Manado mengartikan "Pilihan Cuma VAP dan Joppy" sungguh menjadi slogan yang sangat mengena bagi warga Kabupaten Minahasa Utara yang selama ini terus menantikan kehadiran idola mereka Vonny Aneke Panambunan untuk memimpin Minut kedepan.

Bahkan ribuan pendukun dan simpatisan yang mengantar kedua kandidat Bupati/Wakil Bupati untuk mendaftar di KPU Minahasa Utara, tidak menghiraukan cuaca yang tiba-tiba berubah dan diguyur hujan lebat saat akan kembali ke kediaman rumah pribadi VAP.

Pasangan VAP-Jo saat mendaftar diantar langsung pimpinan partai pengusung yaitu Gerindra, PKB, PKPI dan Golkar yang diterima oleh Komisioner KPU Minahasa Utara. Saat mendaftar, Partai Golkar memberi kejutan kepada pasangan VAP-Jo dengan diserahkannya dukungan partai Golkar versi Abdulrizal Bachri yang ditanda tangan oleh Ketua Umum dan Sekertaris Umum Idrus Marhan.

VAP selalu menjadi daya tarik sendiri disetiap kemunculannya di Bumi Klabat, terbukti sejumlah Pimpinan Partai Politik telah bergabung untuk kemenangan VAP-Jo. Bahkan warga Kabupaten Minahasa Utara dari berbagai pelosok datang memberi dukungan.

Tidak ketinggalan para Lansia, walau kondisi fisik tidak kuat lagi namun mereka sangat senang bisa tatap muka dengan idola mereka Vonny Aneke Panambunan.

Pasangan VAP-Jo sendiri menjadi momok bagi duni perpolitikan di Minahasa Utara dan menjadi tantangan terberat bagi calon-calon lain termasuk Incumbent Drs. Sompie F. Singal, MBA. Masuknya VAP dalam Pilkada di Minut menjadikan persaingan semakin ketat.

Berbagai strategi dibuat calon lain untuk menghambat VAP seperti munculnya beberapa colon Bupati/Wakil dari kalangan Perempuan untuk memecah suara kaum perempuan. (jansen).