- Kanal Berita Lain
- Nasional
- Internasional
- Berita Populer
- Kamis, 17 Mei 2012
Kawanua USA Dukung Pacific Partnership - Jumat, 18 Mei 2012
Larangan dibuat bukan untuk ditaati tapi diabaikan - Jumat, 18 Mei 2012
Bersatu dalam Kekuatan - Jumat, 18 Mei 2012
Angie Ogah Jadi Justice Collaborator - Kamis, 17 Mei 2012
Wagub Buka Konas dan Seminar Internasional IAIFI - Jumat, 18 Mei 2012
Wah, Ternyata Mengunyah Permen Karet Dapat Merusak Memori Jangka Pendek! - Jumat, 18 Mei 2012
Tragedi Sukhoi : Diupayakan Korban Terima Rp1,25 Miliar - Jumat, 18 Mei 2012
Walikota Bitung lepas gubernur
The Seven ramaikan Tetey
|
Rumah makan The Seven di jalan raya Tetey.
|
- Sondakh Pukau Sarundajang saat Rakorev
- Turis terkesan, Manado berkelimpahan
- Disperindagkopas Sangihe gelar pelatihan ahli teknologi bahan baku ikan
- Wagub: PNPM Mandiri Tetap Bangun Kemandirian Rakyat
- T2 harap sektor swasta berperan
- Ramdhani : UMP 2012 Idealnya 1,3 juta
- Potensi Kelautan Talaud Berpeluang Majukan Wisata Sulut
Kehadiran rumah makan The Seven di jalan raya Tetey kabupaten Minahasa Utara praktis menambah ramai salah satu jalan tembus Manado ke Airmadidi, menambah semarak suasana jalan raya yang akhir-akhir ini rajin ditongkrongi oleh penjual buah dari kampung setempat guna menjajakan berbagai hasil buah Tetey yang terkenal, yakni rambutan, langsat dan duku yang lagi musim.
Rumah makan dengan menu cara penyajian yang berbeda tersebut, menyajikan ikan mujair dan ikan mas sebagai menu utama. Penyajiannya yang berbeda ada pada "makan sepuasnya" dengan harga yang bersahabat, sangat cocok dengan selera orang Minahasa.
Keistimewaan The Seven yang lain ada pada lokasinya yang tepat di atas kolam ikan dikelilingi oleh area perkebunan dan sawah. Sangat asri dan membuat betah untuk berlama-lama. Tak pelak, kehadiran rumah makan ini membangkitkan roda perekonomian masyarkat setempat. Hal ini terbukti karena tak lama berselang, rumah makan sejenis juga terlihat berdiri tidak jauh dari The Seven.
Desa Tetey selain dikenal sebagai penghasil rambutan, duku dan langsat juga merupakan penghasil pepaya, buah kaya gizi yang digemari di Sulawesi Utara, selain berbagai jenis buah lainnya.
(egy)