Senin, 10 Oktober 2011 – 09:04 WITA Telah dibaca 879 kali

Gerakan Sentuh Tanah Bisa Untungkan Daerah Rp. 4,5 M

Keuntungan yang diperoleh jika semua warga Minahasa Tenggara melaksanakan Gerakan Sentuh Tanah Komoditi Bumbu Masak (GST-Kobuma) mencapai Rp 4,5 miliar perbulan. Keuntungan yang dimaksud terjadi penghematan biaya hidup untuk membeli bumbu masak, apabila keluarga tersebut menanam Kobuma.

Kalkulasinya, menurut Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir. Hanny Roring, MSi, MM dalam sehari apabila satu keluarga membutuhkan anggaran Rp 5 ribu untuk membeli kebutuhan bumbu masak. Dapat dihemat apabila ada pemanfaatan lahan pekarangan yang ditanami dengan kebutuhan bumbu masak. Dalam sebulan satu keluarga dapat menghemat Rp 150 ribu. Jika dikonversikan ke seluruh rumah tangga di Minahasa Tenggara yang berjumlah 30 ribu, akan diperoleh hasil sebesar Rp 4,5 Miliar. '‘Sungguh suatu angka yang sangat besar’,' katanya.

Bila pemanfaatan program ini dapat dilaksanakan pada satu areal tanah yang yang cukup luas dalam wujud komoditi yang lebih spesifik seperti tanaman pangan masyarakat berupa jagung, ubi kayu sayuran, dan lain sebagainya, maka akan memberikan multi player effect yang sangat besar terhadap kesejahteraan dalam rumah tangga.

Karena itu keberhasilan dari program GST-Kobuma, harus ada dukungan dan keikutsertaan seluruh elemen masyarakat. Apabila secara bersama-sama menerapkan program ini, pasti nilai tambah terhadap peningkatan perekonomian masyarakat dapat dirasakan serta diwujudkan bersama.