Selasa, 27 September 2011 – 22:41 WITA Telah dibaca 812 kali

Komisi VIII Lihat Korban Bencana Posumaen

Kabupaten Minahasa Tenggara mendapat kunjungan tim Komisi VIII DPR RI, Selasa (27/9). Komisi yang membidangi agama, sosial, dan pemberdayaan perempuan ini melihat langsung wilayah Minahasa Tenggara yang tertimpa bencana alam yaitu wilayah yang kena dampak semburan awan panas gunung soputan Gunung Potong dan desa Pangu, dan desa yang kena dampak banjir bandang di kecamatan Pusomaen. Tim yang berkunjung terdiri dari Dra. Hj. Chairunnisa, MA (ketua tim); Drs. H. Mahrus Munir (anggota); Kasma Boutty, SE, MM; Hj. Tetty Kadi; H. Adang Ruchiatna Puradiredja; Haru Shelometa; H. Rahman Amin; Drs. H. Abdul Rozaq Rais, MM; Drs. H. Endang Sukandar; Dra. Hj. Soemintarsih Muntoro, MSi; Elien Mulyani (Sekretariat); dan Miftahul Janah, MSi (tenaga ahli).
Dalam kunjungan ke Mitra, rombongan diterima dan didampingi saat berkunjung ke lapangan oleh Bupati Minahasa Bupati Minahasa Tenggara Telly Tjanggulung (T2); Ketua DPRD Tonny H. Lasut AmTm; Sekda Drs. Freddy F. Lendo; Asisten II Ir Hanny Roring, MSi MM; Asisten III Dra Feibe Rondonuwu MSi, dan sejumlah pejabat Pemkab Mitra.

Bupati Telly Tjanggulung bersama tim Komisi VIII DPR RI melihat kondisi Pusomaen


Rombongan DPR RI, begitu memasuki wilayah Minahasa Tenggara langsung melihat kondisi Gunung Soputan yang memuntahkan awan panas beberapa waktu lalu sehingga menyebabkan hutan di gunung potong gundul dan wilayah desa Pangu tertimbun abu. Setelah melihat kondisi gunung Soputan rombongan di jamu tim Pemkab Mitra di kantor bupati. Begitu melihat kondisi kantor bupati Mitra wakil rakyat dari Senayan ini sangat terkesan. '‘Kantor bupatinya bagus. Kami begitu masuk terasa sangat menyenangkan, apalagi terlihat pemandangan laut Maluku’,' aku ketua tim Hj. Chairunnisa.

Usai berdialog, rombongan menuju ke lokasi banjir bandang di kecamatan Pusomaen. Disana rombongan disambut Bupati Minahasa Tenggara Telly Tjanggulung dan ketua DPRD Tonny Hendrik Lasut. Didampingi T2, rombongan menyusuri sungai Makalu yang meluap dan menghanyutkan rumah penduduk. Banjir bandang ini menyebabkan 19 rumah hilang, 93 rumah rusak berat, dan 434 rumah rusak ringan. Jumlah ini tersebar di desa Makalu Selatan, Makalu, Tatengesan, dan Tatengesan I.

Usai kunjungan di Pusomaen, Pemkab Mitra menjamu para tamu ini lewat jamuan makan. Saat jamuan makan bupati menyerahkan cenderamata kepada rombongan yang diterima ketua tim. Usai jamuan makan dalam perjalanan pulang kembali ke Manado, tim melihat kondisi desa Pangu dan Gunung Potong yang berubah akibat semburan awal panas gunung Soputan. Ketua tim Dra. Hj. Chairunnisa, MA mengatakan kunjungan ke kabupaten Minahasa Tenggara merupakan kunjungan spesifik komisi VIII DPR RI masa sidang I tahun 2011–2012. Menurutnya kunjungan kali ini untuk meninjau secara langsung kondisi wilayah di Mitra yang terkena dampak bencana erupsi gunung soputan dan banjir bandang, beberapa waktu lalu. Selain itu, ingin mengetahui seberapa jauh proses penanganan bencana ini, yang nantinya akan ditindaklanjuti untuk mendapat perhatian serius dari Pemerintah Pusat, aliran bantuannya baik berupa dana segar maupun bahan-bahan natura lainnya.melihat daerah bencana di Kabupaten Minahasa Tenggara. '‘Sejauh mana dampaknya dan bagaimana penanganannya itu yang kami lihat, Kondisi ini akan disampaikan ke BNPB, untuk selanjutnya ada bantuan susulan’' ungkapnya. '‘Kami akan berusaha melobi pemerintah pusat untuk mengucurkan bantuan ke kabupaten Minahasa Tenggara. Bupati Minahasa Tenggara Telly Tjanggulung menyampaikan ungkapan terima kepada tim dari Komisi VIII DPR RI yang telah memilih kabupaten Minahasa Tenggara sebagai tempat tujuan kunjungan spesifik. '‘Pemerintah dan masyarakat Minahasa Tenggara menyampaikan terima kasih atas kunjungan ini’,' kata T2. Dalam kunjungan kali ini, dari Kementerian Sosial memberikan bantuan berupa makanan kaleng, matras dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Sementara dari BNPB memberikan bantuan uang sebesar Rp 50 Juta rupiah. '‘Ini hanya bantuan tanggap darurat. Akan perjuangkan supaya dapatlah bantuannya’,' tandasnya.