Senin, 16 Mei 2011 – 20:56 WITA Telah dibaca 1577 kali

Perdana di Sulawesi Utara

T2 Canangkan Gerakan Sentuh Tanah Komoditi Bumbu Masak

Bupati T2 saat panen beberapa waktu yang lalu.

Lagi, pemerintah kabupaten Minahasa Tenggara di bawah kepemimpinan Telly Tjanggulung membuat gebrakan, berkaitan dengan upaya peningkatan ekonomi berbasis kerakyatan.

Rabu minggu kemarin, bertempat di Desa Pangu Kecamatan Ratahan Timur, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) mencanangkan program Gerakan Sentuh Tanah Komoditi Bumbu Masak (GST-KOBUMA).

"Berdasarkan kondisi dan fakta empiris yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, Fenomena yang sering terjadi dalam kondisi saat ini, bahwa harga beberapa jenis kebutuhan pokok terutama kebutuhan pangan sering mengalami lonjakan. Fenomena ini terjadi akibat pasokannya di pasaran tidak sebanding dengan volume permintaan pasar. Akibatnya, harga secara otomatis melonjak", ujar T2.

T2 menambahkan bahwa guna memaksimalkan program ini, pihaknya telah mengeluarkan instruksi agar program ini bisa menjadi perhatian serius oleh para camat dan hukum tua/lurah.

Gagasan yang telah dipertegas dengan regulasi lewat Instruksi Bupati Nomor 03 Tahun 2011 ini, menurut T2, dilandasi oleh beberapa pertimbangan diantaranya, potensi lahan pertanian termasuk pekarangan masih luas untuk pengembangan beberapa komoditi pemicu inflasi seperti cabe, beras, jagung dan komoditi lainnya. Disamping itu, institusi Pegawai Negeri Sipil (PNS) diwajibkan berperan sekaligus memberikan motivasi untuk mensukseskan program ini.

"GST-KOBUMA adalah gerakan moral bagi kepentingan masyarakat pada umumnya, makanya harus direspon semua komponen masyarakat yang ada", harapnya.

Ditempat yang sama, Assisten Dua Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa Tenggara, Ir Hanny Roring, MSi MM mengutarakan, program yang perdana di SULUT ini, dalam hal istilah yang diikuti dengan regulasi, berupa Instruksi bupati Minahasa Tenggara kepada seluruh Camat, hukum tua, lurah, dan perangkat desa/kelurahan. Program ini akan dievaluasi progresnya oleh tim yang dibentuk.

'‘Ibu Bupati telah menyiapkan hadiah menarik bagi pemilik rumah yang paling kreatif dalam penanaman dan penataan", tukas Roring yang didampingi Camat Ratahan Timur Drs. Ferry Uway, MM.

GST-KOBUMA untuk tahap awal sebagai lokasi percontohan dipilih Desa Pangu dan Rasi. Pencanangan di baru di Pangu, pekan depan giliran Desa Rasi. '‘Ini otomatis akan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Mitra khususnya perekonomian daerah’,' kata mantan Kadis PU dan Kepala BPLH Mitra ini.

Pada kesempatan yang sama, T2 mengukuhkan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Pandu Sejahtera Desa Pangu Dua dan Gapoktan Wasu’u Desa Wongkai Satu, sekaligus membagikan bibit kobuma gratis kepada warga setempat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kadis Pertanian dan Peternakan Ir BA Tinungki, Kadis Kesehatan dr Lily Mawaty, Kaban Penanggulangan Bencana Daerah Mitra, Herman Kosakoy, SE dan Kabag SDA Sonny Hosang, SPd.