Minggu, 9 Oktober 2011 – 13:11 WITA Telah dibaca 1600 kali

Pertama di SULUT, Pemkab Sosialisasikan Kredit Usaha Kecil

T2: KUR Wajib Dikembalikan

BI serahkan bantuan komputer kepada Pemkab Mitra.

Pemkab Minahasa Tenggara bersama Bank Indonesia (BI) Manado menggelar sosialisasi Kredit Usaha Kecil (KUR) kepada pelaku UMKM dan masyarakat di Kabupaten Minahasa Tenggara. Sosialisasi yang digelar di Atrium Kantor Bupati Mitra pekan kemarin menampilkan tim dari bank Indonesia dibawah pimpinan Dr Ramlan Ginting. Selain dilakukan sosialisasi tersebut pihak BI juga memberikan bantuan pengembangan pendidikan berupa 10 unit komputer kepada SMKN I Pusomaen, yang diterima secara simbolis oleh bupati Mitra Telly Tjanggulung (T2).

Kepala BI Manado Ramlan Ginting dalam sambutannya menyatakan bahwa pertemuan kali ini merupakan rangkaian program kerjasama antara Bank Indonesia dengan Pemkab Mitra dalam rangka untuk pengembangan ekonomi daerah melalui UMKM. Sosialisasi ini juga akan memberikan pemahaman kepada pelaku uasaha tentang Skim Perbankan (KUR) dan persyaratannya.
Ginting menambahkan, tujuan pemerintah atas penyaluran KUR dimaksudkan adalah untuk dimaksudkan meningkatkan akses pembiayaan bagi UMKM yang melakukan kegiatan usaha produktif dan layak namun belum bankable,juga tercapainya perkembangan sektor riil dan pemberdayaan UMKM dalam rangka penenggulangan/pengentasan kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja.

Bupati Mitra Telly Tjanggulung dalam sambutannya menyatakan ucapan terima kasih kepada pihak Bank Indonesia yang telah memberikan perhatian kepada para pelaku usaha di Mitra dengan melaksanakan sosialisasi KUR. Lebih lanjut T2 menyatakan apa yang menjadi kebijakan dan program pemerintah, yaitu KUR sesungguhnya merupakan wujud dari implementasi keadilan bagi seluruh rakyat indonesia. Tidak mungkin kita bisa meningkatkan kesejahteraan kalau ekonomi tidak tumbuh. Oleh karena itu sebagai wujud dari pertumbuhan ekonomi disertai pemerataan maka bukan hanya usaha menengah dan usaha besar yang boleh tumbuh, tetapi juga koperasi dan usaha mikro.

"Kalau mereka juga ikut tumbuh, maka boleh dikatakan ini salah satu indikator pertumbuhan menjadi lebih adil dan lebih merata, Kredit uasaha rakyat adalah salah satu bentuk dari upaya untuk memastikan semua ikut tumbuh dalam pertumbuhan ekonomi", ujarnya sambil menambahkan bahwa dirinya berharap dengan dilaksanakannya sosialisasi ini dapat memberikan kontribusi dan manfaat bagi para pelaku usaha di Mitra, sehingga pada akhirnya akan memberikan manfaat yang besar terhadap peningkatan perekonomian di Minahasa Tenggara.

"dan juga perlu saya tekankan, KUR ini berupa pinjaman, jadi wajib dikembalikan, jangan cuma mau menerima tapi malas mengembalikan", pungkas T2.

Hadir pada sosialisasi tersebut dari pihak perbankan bank Mandiri KCP Ratahan, Bank SULUT Capem Ratahan, BRI unit Ratahan dan pihak penyelenggara Pemkab Mitra Asisten II Ir Hanny Roring, MSi, Kabag Ekonomi Drs. Robby Sumual.
Sementara Ir Hanny Roring MSi MM selaku penggagas mengaku Minahasa Tenggara sebagai daerah pertama yang bekerja sama dengan Bank Indonesia serta Perbankan yang melakukan sosialiasasi mengenai KUR. ‘Saya terima informasi dari pimpinan BI Manado, Minahasa Tenggara, kabupaten pertama yang menggelar sosialisasi KUR’, ungkapnya. Diakuinya, kesempatan ini dapat dapat dimanfaatkan para pelaku usaha kecil menengah, karena bunga yang diberikan hanya 8 persen per tahun.