Minggu, 30 Juni 2013 – 12:08 WITA Telah dibaca 2387 kali

Pelatihan Potensi SAR Minsel Usai

Senin, Mangindaan Tutup Pelatihan SAR Minsel

Ilustrasi. Salah satu kegiatan BASARNAS di Surabaya beberapa waktu lalu.
SUARAMANADO. MINSEL. Setelah melakukan pelatihan SAR (Search and Rescue) oleh BASARNAS (Badan SAR Nasional) yang telah berlangsung kurang lebih dua minggu yang dipusatkan di Amurang Minahasa Seletan, rencananya, Senin (1/7), acara ini akan ditutup secara resmi oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia, E.E. Mangindaan.

Menurut pantia, Laksamana Pertama (TNI) Rudy Hendro Satmoko, Pelatihan yang digelar dari tanggal 18 Juni hingga tanggal 28 Juni ini sedianya akan ditutup pada tanggal 30 Juni, namun karena terjadi perubahan jadwal dari kementerian, maka acara ini dijadwalkan kembali pada hari Senin, 1 Juli 2013, mulai pukul 14.00 WITA. "Acara ini nantinya akan dirangkaikan dengan pertunjukan atraksi (demo) SAR seperti terjun payung, serta kegiatan menarik lainnya yang melibatkan TNI Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU)",kata Satmoko.

Sementara sekretaris panitia, Teddy Matheos, menjelaskan bahwa acara penutupan ini bakal semarak karena panitia memberikan akses kepada masyarakat untuk melihat secara langsung kegiatan-kegiatan yang sangat atraktif dan cukup mamacu adrenalin ini. Selain mendapat tontonan gratis, lanjut Matheos, masyarakat juga mendapat pengetahuan tentang teknik penyelamatan baik di darat maupun di laut.

Selain itu, para relawan yang telah dilatih dengan berbagai teknik SAR dengan standar BASARNAS akan menjadi aset daerah untuk kebutuhan kejadian siap tanggap darurat. "Mereka akan dijadikan tenaga inti dalam setiap operasi lapangan, baik untuk operasi SAR di daerah, nasional, bahkan internasional",ungkap Matheos yang adalah sekretaris panitia.