Selasa, 19 Maret 2013 – 11:23 WITA Telah dibaca 1626 kali

5 Pelaksana Tugas Resmi Didefinitifkan

Farry Liwe, MSc.
SUARAMANADO, Amurang MINSEL: Setelah menunggu cukup lama, akhirnya Senin (18/3) tadi, Bupati Christiany E Paruntu, SE melantik lima pejabat eselon II. Pasalnya, kelima pejabat yang sebelumnya pelaksana tugas langsung didevinitifkan.
Kelima pejabat yang didevinitifkan yaitu, Kepala Inspektorat Adrie Keintjem, SH, Asisten II Ir Farry F Liwe, MSc, Kepala Dinas Kesehatan Minsel dr Ternie Paruntu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jimmy Tamon, SE dan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Izak Rey, SE.
'‘Saya melantik kalian juga dengan pertimbangan. Bahkan, mulai saat ini saya akan melakukan evaluasi kinerja pasca dilantik menjadi devinitif. Kalau juga kalian terlihat tidak mampu melaksanakan tugas. Maka, saat itu juga saya akan langsung mencopotnya’,' tegas bupati Tetty Paruntu-demikian biasa dipanggil bupati Minsel.
Kata bupati Tetty, bahwa masih ada beberapa pejabat eselon II yang belum didevinitifkan. Semuanya tergantung keputusan Gubernur SULUT. Namun, pihaknya bersama Baperjakat akan terus melakukankoordinasi dengan pihak provinsi soal pejabat eselon II yang belum dapat giliran.
Bupati Tetty Paruntu juga mengeluarkan nota dinas kepada Ir Brando Schumaker sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Minsel. Juga, nota dinas yang sama kepada dr H Kondoy sebagai Direktur RSUD Amurang.
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Izak Rey, SE menyambut baik setelah dilantik menjadi devinitif. '‘Memang, cukup lama memangku jabatan pelaksana tugas. Ini semua sebagai berkat Tuhan yang diberikan kepada kita. dan saya minta, kalau saya kurang mampu melaksanakan tugasnya. Saya siap ditegur, karena itu adalah hasil kinerja yang baik’,' ucap Rey. Hadir diantaranya, Sekda Drs MC Kairupan, Msi, pejabat eselon II dan III lainnya.

Pemkab Minsel Koleksi Pejabat Usur?

Sementara itu, kritik pedas datang dari Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI). Menurutnya, pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, sejak kepemimpinan Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE banyak mengoleksi pejabat usur. Menariknya, banyak pejabat non job justru masih tergolong muda justru tak dipakai.
Ketua Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI) Provinsi Sulawesi Utara Maykel Tielung angkat suara soal pejabat usur (tua, red) masih dipakai. '‘Saya heran, banyak pejabat potensial dan muda di Minsel tak mendapat jabatan. Kalau pun ada, hanya eselon III. Padahal, mereka semua sudah waktunya untuk menjabat eselon II’,' tanya Tielung kepada SUARAMANADO.com melalui BBM.
Kata Tielung lagi, kalau kabupaten/kota lainnya justru yang muda energik dipakai. Tetapi, tidak demikian di Kabupaten Minahasa Selatan. Padahal, yang usur (usia tua, red) mereka paling banyak lupa apa yang mereka lakukan.
'‘Jadi, PAMI meminta bupati Tetty Paruntu melihat pejabat usia muda. Kan di Minsel banyak pejabat muda. Harusnya, pembantu-pembantu bupati sejajar dengan usia bupati. Itu lebih baik, ketimbang usia usur menjadi pembantunya bupati’,' tegasnya.
PAMI juga melihat, banyak pembantu-pembantu bupati yang usia usur tersebut lebih banyak melamun. Kenapa PAMI katakan demikian, karena memang mereka tak tahu apa yang mereka lakukan.
'‘Paling-paling banyak menunggu perintah dari pada melaksanakan sesuai program. Oleh sebab itu, PAMI tegaskan bupati Tetty melihat kesungguhan diatas. Supaya, visi misi bupati bisa dilakukan dengan baik’,' tambahnya dengan tegas. (and)