Selasa, 19 Maret 2013 – 11:20 WITA Telah dibaca 1261 kali

Kapan Sumenge Lengser?

SUARAMANADO, Amurang MINSEL: Pro dan kontra terjadi antara media di Minsel. Ada yang meminta Kabag Humas dan Protokol Alvons Sumenge, SSTP diganti. Tetapi, ada juga yang tak mau alias mengamankan posisi aman.
Namun, sebagian besar media meminta bupati Tetty Paruntu mengganti Sumenge. Sebab, sepanjang Kabag Humas dan Protokol di Pemkab Minsel. Baru Sumenge yang melakukan banyak kesalahan. Bahkan, tugas-tugasnya tidak sesuai tupoksi.
Pengamat Pemerintahan Minsel Roni Napu, Ssos mengatakan, bahwa harusnya bupati Tetty Paruntu memakai semua media. '‘Baik, cetak maupun elektronik dan online (website). Memang diakuinya, kalau selama ini bupati tidak memilah-milah media. Namun, bagaimana mungkin semua harus mendengar Kabag Humas. Maksudnya, semua kebijakan media harus melalui Sumenge’,' tanya Napu.
Kata Napu, jelas masalah seperti diatas menjadi tolak ukur bupati sendiri. Karena, keinginan hampir sebagian besar Sumenge diganti. Tetapi, ternyata justru tetap dipertahankan.
'‘Seingat saya, ada statmen bupati sebelum ke Amerika Serikat akan mengganti Sumenge. Statmen tersebut disampaikan kepada sejumlah wartawan yang merasa kecewa. Namun, ternyata setibanya bupati di Amerika Serikat. Sumenge malahan didevinitifkan Sekda Drs MC Kairupan’,' tegasnya.
Jadi, sebetulnya saya tak mau mencampuri urusan diatas. Namun, bagaimana kita menjalin kerjasama yang baik antara media. Kalau pembantu seperti Kabag Humas (Sumenge, red) tak mau diganti. '‘Bahkan, semua aturan tentang media di Humas harus sesuai pendapatnya. Ini berarti, bupati tidak konsisten dengan janjinya. Malahan tetap mempertahankan posisinya menjadi aman’,' pungkas Napu yang juga Ketua DPD Perindo Minsel. (and)