Senin, 18 Maret 2013 – 11:48 WITA Telah dibaca 1421 kali

PAMI Pertanyakan ADD Desa Kaneyan?

SUARAMANADO, Amurang MINSEL:Ketua Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI) Sulawesi Utara Maykel Tielung mempertanyakan Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Kaneyan Kecamatan Tareran. Pasalnya, desa yang dipimpin Hukum Tua Selfi Rumengan sejak 2011 lalu tak pernah mempertanggungjawabkan ADD tersebut.
'‘Walau kecil jumlah ADD-nya, oknum Hukum Tua Selfi Rumengan harus mempertanggungjawabkan kepada warga Kaneyan. Maka dari itu, apabila oknum Kumtua tak bisa mempertanggungjawabkan kepada warga. Maka, PAMI akan melapor oknum kumtua ke pihak kepolisian’,' ujar Maykel Tielung.
Selain itu, sesuai data yang kami terima. Bahwa, umumnya kepemimpinan Hukum Tua Kaneyan Selfi Rumengan tak lagi diterima warga. Kenapa? Karena, oknum kumtua terlalu arogan.
'‘Masakan, oknum kumtua melarang warga untuk berlama-lama dalam suasana duka. Maksudnya, kalau ada kedukaan tenda yang dipasang harus segera dibongkar. Katanya, kalau tidak maka akan ada warga yang menyusul dipanggil Tuhan’,' sebutnya.
Menariknya, oknum Hukum Tua Kaneya Selfi Rumengan adalah seorang pelayan khusus (Pelsus). Tetapi, cara-cara diatas tidak menggambarkan sebagai pelayan Tuhan dan masyarakat. Tetapi, oknum tersebut justru terlihat lebih percaya diri sendiri. dari pada percaya sesuai Firman Tuhan.
'‘Kalau pun tak ada pertanggunggungjawaban oknum hukum tua Selfi Rumengan soal ADD. Maka, dalam dekat ini PAMI dan masyarakat akan mendatangi Pemkab Minsel untuk menyampaikan ketidakpercayaan lagi kepada pemerintah desa Kaneyan. PAMI akan mengumpul warga Kaneyan untuk melakukan demo di Pemkab Minsel dalam dekat ini’,' tukas Tielung. (and)