Jumat, 15 Maret 2013 – 16:28 WITA Telah dibaca 1507 kali

Astaga! Tanah Negara Dijual Bebas?

Ilustrasi. Kasus tanah banyak yang merugikan rakyat kecil.
SUARAMANADO, Amurang MINSEL: Astaga! Tanah negara dijual bebas? Pasalnya, puluhan hektar tanah negara di Desa Kilometer Tiga Kecamatan Amurang di jual bebas oleh oknum Ketua BPD TR dan oknum hukum tua NT. dengan demikian, hal ini harus diusut pihak penegak hukum.
Dari informasi yang dirangkum SUARAMANADO.com, bahwa praktek tersebut sudah sangat lama. Bahkan, sejak Desa Kilometer Tiga diresmikan menjadi desa dari hasil pemekaran Kelurahan Buyungon. Sayangnya, hal diatas tidak serta merta diusut pemerintah Kelurahan Buyungon.
'‘Menariknya, Desa KM3 sendiri tak memiliki luas lahan. Termasuk tidak memiliki kepolisian. Namun saat ini, desa KM3 sudah ada kepolisian. Kenapa desa Km3 telah memiliki kepolisian? Siapa yang melakukan semuanya. Oleh sebab itu, kita warga jangan diam’,' sebut Ketua PAMI SULUT Maykel Tilung.
Kata Tilung, ini kasus yang sangat menarik disimak. Maka dari itu, Pemkab Minsel juga jangan berdiam diri terkait soal jual bebas tanah negara kepada orang lain.
'‘Kalau juga diberikan untuk rakyat miskin mungkin tak masalah. Tetapi, kalau dijual dengan alasan memperkaya sejumlah oknum itu bukan alasan tepat. Maka dari itu, pihak kepolisian harus mengusutnya’,' tegas Tilung.
Tilung juga menyayangkan, bahwa pemerintah Buyungon dan kecamatan Amurang hanya diam saja. Padahal, mereka tahu apa yang dilakukan oknum Ketua BPD TR dan oknum hukum tua NT yang tak lain adalah pasangan suami istri (Pasutri).
'‘Sayang kan kalau tanah negara di Desa KM3 hanya dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang hanya memperkaya diri sendiri. Sementara orang miskin di Km3 semakin banyak saja. dengan demikian, PAMI minta hal diatas harus diusut tuntas’,' pungkas Tilung. (and)