Kamis, 14 Maret 2013 – 10:52 WITA Telah dibaca 5249 kali

Nasib Oemar Bakrie Minsel Semakin KJ

Nasib "Oemar Bakri" selalu menjadi persoalan pelik.
SUARAMANADO, Amurang MINSEL: Hampir setiap hari, terlihat para Oemar Bakrie berada di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) Minsel. Apa saja yang mereka tanyakan? Ternyata, mereka mempertanyakan nasib mereka yang tertunda-tunda. Bahkan, semakin tak jelas atau kurang jelas.

Nasib Oemar Bakri di Minsel semakin kurang jelas alias KJ. Tahun 2013 ini, kembali para Oemar Bakrie mempertanyakan nasib mereka. Seperti halnya tunjangan sertivikasi guru yang merupakan hak mereka. Dimana, triwulan pertama tahun 2013 ini belum juga dibayar. Menariknya, Pemkab Minsel masih memiliki hutang kepada guru di Minsel soal tunjangan sertifikasi tahun 2011 sebanyak 1 bulan. dan tahun 2012 sebanyak 2 bulan.

Kepala Dinas Pengelola Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (DPKPAD) Minsel Drs Denny Kaawoan saat dikonfirmasi sejumlah wartawan menjelaskan, untuk anggaran tunjangan guru sertivikasi di Minsel belum masuk ke KAS daerah. Yaitu, belum turun dari pemerintah pusat.
"Untuk anggaran guru sertivikasi belum masuk, namun kami sudah mengirim surat mempertanyakan masalah anggaran guru sertivikasi tersebut. Bukan hanya tahun 2013 saja, namun hutang pemerintah 3 bulan juga akan dibayar", ungkapnya.
Lanjut Kaawoan, keterlambatan ini disebabkan setiap tahunnya ada ketambahan guru penerima tunjangan sertivikasi yang dimasukan oleh Kementrian Pendidikan. Sehingga Departemen Keuangan perlu untuk melakukan pendataan anggaran yang disediahkan.
"Jadi, dalam waktu dekat ini akan ada pertemuan antara Menteri Keuangan dan Menteri Pendidikan seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Nah, pertemuan diatas akan membahas masalah tunjangan guru sertivikasi. Jadi, saya sampaikan ini bukan kesalahan pemkab Minsel. Untuk itu, para oemar bakrie untuk bersabar. Yang pasti, pihaknya akan terus berusaha. Sebab, masalah ini bukan hanya Minsel yang belum dibayarkan", jelas Kaawoan. (and)