Minggu, 8 Mei 2011 – 11:32 WITA Telah dibaca 1579 kali

Keluarga Besar Paruntu Dalam Kemasan Politik SULUT

Keluarga Paruntu saat pelantikan Tetty Paruntu sebagai bupati Minahasa Selatan.

Tak bisa dibantah, saat ini ‘dinasti’ keluarga Paruntu sedang berada di atas angin, menikmati masa keemasan di pentas politik SULUT. Begitu, Tetty Paruntu memenangkan Pemilukada di Minahasa Selata, kiprah politik keluarga ini terus menguat.

Hal ini dikatakan oleh pengamat politik SULUT, Tofik Tumbelaka kepada SUARAMANADO, Minggu (8/5) melalui telepon. Menurut Tumbelaka saat ini jabatan, dan kekuasaan yang diperoleh keluarga Paruntu-Tumbuan ini, didapat secara elegan.

"Jadi saya pikir wajar-wajar saja, di Amerika saja papa dan anak bergantian jadi presiden, yang penting kualitas dan memang dibutuhkan rakyat", ujarnya. Lebih lanjut dikatakan Tumbelaka, harus diketahui, saat ini Ny JJ Paruntu-Tumbuan, merupakan wakil ketua DPRD Minsel, kemudian Prof Dr Jopie Paruntu, merupakan Ketua Komisi V DPRD SULUT dan dengan perkawinan James Kojongian yang merupakan anggota DPRD Minahasa dari Golkar dengan Mikha Paruntu, tentu makin memperkuat keluarga Paruntu dalam pentas politik di SULUT.

Sebelumnya masyarakat SULUT sudah mengenal keluarga politik sering diistilahkan ‘dinasti politik’ dari Keluarga Sondakh, sewaktu AJ Sondakh menjabat gubernur SULUT, keluarga Freddy Sualang dan beberapa keluarga yang hampir semua anggota keluarganya eksis di politik.

"Nah, kalau lhiat-lihat sekarang, lagi masanya keluarga Paruntu", pungkas Tumbelaka.