Senin, 11 Februari 2013 – 11:54 WITA Telah dibaca 1417 kali

SMKN-1 Tumpaan Fokus Pada Teknologi

SUARAMANADO,Minsel. Kehadiran SMKN-1 Tumpaan benar-benar membawah keberuntungan bagi masyarakat di Kabupaten Minahasa Selatan, terutama bagi siswa di kecamatan Tumpaan dan sekitarnya. dengan mengusung sebagai SMK Teknologi, membuatnya satu-satunya sekolah yang berbasis teknologi di Kabupaten Minsel.

Memasuki tahun ke tiga mengikuti ujian nasional, SMKN-1 Tumpaan optimis peserta didik yang mengikuti Ujian Akhir Nasional di tahun ajaran 2012-2013 akan berhasil lulus 100%, Hal ini menurut Kepala Sekolah, Dra. Moontje Kalalo, melalui Wakil Kepsek, Moddy Tompodung Spd. dapat tercapai sesuai hasil kelulusan selama 2 tahun sebelumnya yang mencapi 100%.

Selain memfokuskan pada jurusan berbasis Teknologi seperti; Jurusan Otomotif Kendaraan Ringan, Jurusan Otomotif Sepeda Motor, Jurusan Listrik, Jurusan Multimedia. Juga memberi kesempatan bagi masyarakat sekitar yang kurang tertarik dibidang teknologi untuk mendat pengetahuan dibidang ekonomi melalui Jurusan Akuntasi sebagai satu-satunya jurusan non teknologi.

Walau SMKN-1 Tumpaan, termasuk sekolah yang baru dibuka, tetapi minat masyarakat untuk mempercayakan anak-anak mereka dididik di sekoalh ini ternyat cukup banyak. Bahkan menurut, Moddy, siswa yang ada di SMKN-1 Tumpaan tidak hanya datang dari masyarakat Minsel, tetapi ada yang dari Gorontalo bahkan hingga dari Palu, Sulawesi Tengah.

Dengan jumlah Rombel sebanyak 15 dengan total siswa 466 pihak sekolah sangat kewalahan dengan keterbatasan fasilitas ruangan belajar yang hanya berjumlah 10 RKB. Itupun harus berbagi dengan ruang guru, perpustakaan dan kantor kepala Sekolah.

Untuk mensiasati kekurangan RKB, terpaksa diambil kebijakan membagi satu RKB menjadi 2 raungan dengan dibatasi dinding plywood. Keterbatasan fasilitas fisik ternyata bukan menjadi penghalang atau sebagai alasan untuk lalai dan malas belajar.

Terbukti selang 2 tahun mengikuti UAN semuanya lulus 100%, atau hingga saat ini telah meluluskan kurang lebih total 250 siswa.. Menjadi harapan dan impian pihak sekolah agar ada penambahan fasilitas sekolah baik untuk RKB, Kantor dan Ruang Guru serta Laboratorium dan sarana olahraga yang hingga saat ini belum memadai bahkan kurang. dengan prestasi dan kwalitas lulusan yang ada kiranya Pemerintak Kabupaten Minahasa Selatan boleh member perhatian lebih lagi sebagai mana perhatian yang telah diberikan oleh pemerintah pusat selama ini. (Jansen)