Sabtu, 4 Juni 2011 – 17:24 WITA Telah dibaca 1587 kali

Cikungunya Kembali Menyebar di Minsel

Penyakit Cikungunya yang dikatakan berbahaya ini kembali menyebar di Warga Minahasa Selatan, belakangan ini Warga Minsel diserang oleh penyakit cikunggunya. Penyakit yang membuat pasien lumpuh sementara ini terus saja mewabah di wilayah Minsela Kecamatan Motoling, Motoling Barat bahkan Ranoyapo.

Dari informasi yang di terima SUARAMANADO (3/6) bukan hanya Kecamatan yang berada di wilayah Minsela yang di serang penyakit tersebut, namun ada sejumlah warga yang ada di Kecamatan Tatapaan, Tareran dan Amurang sebagian juga mengalami penyakit yang ditularkan oleh nyamuk ini.

"Kami minta Pemkab Minsel agar segera mengambil langka antisipasi agar penyakit ini tidak mewabah, dan menjalar kepada setiap warga" ujar Kenny Makaraung warga Minsel tepatnya di Kampung Paslaten, kepada SUARAMANADO, Jumat (3/6) dihubungi melalui telepon. Menurut Makaraung, memang pada tahun-tahun sebelumnya, penyakit ini juga sempat dikategorikan Kondisi Luar Biasa (KLB), dan belakangan ini penyakit ini mulai muncul kembali di kecamatan Tatapaan.

"Memang saat ini di Kampung Paslaten belum ada terkena penyakit itu, namun di Kampung tetangga kita sudah ada yang terserang penyakit tersebut, jadi Pemerintah atau dinas yang terkait harus cepat menanggulangi penyakit yang berbahaya ini", tandas Makaraung, anak dari Meike Massie ini. Plt Kepala Dinas Kesehatan Minsel dr Jefry Rogi, ketika di konfirmasi mengatakan pihaknya untuk saat ini belum menerima laporan terhadap penyakit tersebut. "Saat ini kami belum menerima adanya penyakit itu. Jika sudah ada warga yang melapor pihaknya akan mengambil langkah untuk pencegahan dan perawatan terhadap pasien yang mengalami cikungunya", ujarnya seraya menambahkan memang penyakit ini tidak menyebabkan kematian, tapi sangat mengganggu aktifitas masyarakat karena menyebabkan kelumpuhan sementara.