Senin, 17 April 2017 – 02:00 WITA Telah dibaca 934 kali

Seleksi Duta Batik Minahasa 2017 Ketat

Kiolol: Ini Tak Sekadar Ajang Pencarian Bakat

Para Peserta Duta Batik Minahasa usai photoshoot di waruga Sawangan-Airmadidi
MANADO. Seleksi Duta Batik Minahasa Tak Sekadar Ajang Pencarian Bakat Seleksi pemilihan putra-putri batik Minahasa atau yang lebih dikenal dengan Duta Batik Minahasa (DBM) 2017 tidaklah sekadar ajang pencarian bakat seperti talent scout pada umumnya.

Hal ini dikatakan oleh panitia DBM 2017 saat para peserta diberi pemahaman dalam technical meeting DBM2017 yang berlangsung di Markobar-Kopination Manado belum lama ini. Pingkan Kiolol mewakili panitia, menjelaskan menyandang Duta Batik memiliki tugas dan beban tanggungjawab yang tidak mudah. Tidak sekadar tampi cantik dan menarik, peserta harus bisa mengerti memahami secara mendalam tentang seluk beluk batik sebagai bagian dari wastra nusantara.

"Salah satu tantangannya adalah duta batik Minahasa nantinya akan mewakili SULUT dalam pemilihan Putra-putri batik nusantara di Jakarta. Mereka akan bersaing dengan para peserta dari seluruh Indonesia sehingga dibutuhkan kemampuan kecerdasaan dan pemahaman yang benar tentang baik itu sendiri",tutur Pingkan yang juga masih menjabat sebagai Keke minut ini.

Karena itu, seleksi DBM 2017 yang sudah berjalan untuk yang ketiga kalinya ini benar-benar lebih ketat dan akan mempersiapkan duta terpilih ke level nasional. Orlando Karouw dari pihak Wale Batik Minahasa membenarkan sebagai sponsor utama DBM 2017, Wale Batik Minahasa sudah dua angkatan DBM yang didukung ke level nasional dan ini menjadi peluang bagi semua peserta untuk bisa meraih prestasi bukan saja di level daerah SULUT, tapi juga nasional.